Hiu Selatan International Hard Enduro 8, DUNLOP Perkenalkan Geomax En92
Kamis, 16 Juli 2026 - 10:13 WIB
loading...
Aksi Farel Huda Hanafi di Hiu Selatan 2026. Event ini salah satu kompetisi enduro paling bergengsi di Indonesia yang berlangsung di Cilacap, Jawa Tengah pada 3-5 Juli 2026. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
CILACAP - DUNLOP Indonesia resmi memperkenalkan ban enduro terbaru DUNLOP GEOMAX EN92 dalam ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8. Event ini salah satu kompetisi enduro paling bergengsi di Indonesia yang berlangsung di Cilacap, Jawa Tengah pada 3-5 Juli 2026.
Tidak hanya menjadi mitra pendukung acara, DUNLOP juga memperkenalkan GEOMAX EN92 kepada ratusan rider lokal maupun mancanegara dalam technical meeting pada 2 Juli 2026. Sekaligus mendukung performa para pembalap melalui penyediaan ban untuk podium Gold dan Silver Class, dukungan bagi rider domestik dan mancanegara, hingga berbagai aktivitas interaktif selama penyelenggaraan acara. Baca juga: Arsenio Algifari Targetkan Puncak Klasemen di Kejurnas Motocross MX2 Seri Kedua Pinrang
Di balik kerasnya lintasan bebatuan, gelondongan kayu besar, tanjakan ekstrem, berbagai macam rintangan, hingga akar pohon yang menjadi ciri khas hard enduro, terdapat kisah tentang kegigihan para pembalap yang terus mendorong batas kemampuan mereka. Salah satunya adalah Farel Huda Hanafi, pembalap profesional dari Tim JAVAMIX yang berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih juara pertama pada Prologue Hiu Gold Class dan Enduro Race Hiu Gold Class, juara kedua Long Race Gold Class, serta juara ketiga Hill Climb Gold Class menggunakan DUNLOP GEOMAX EN92.
Bagi Farel, pencapaian tersebut bukan sekadar soal naik podium. Di balik kemenangan itu terdapat perjalanan persiapan fisik dan mental yang panjang untuk menjaga konsistensi, bangkit dari cedera, hingga terus beradaptasi dengan karakter lintasan yang selalu berbeda di setiap kompetisi. Setiap tantangan menjadi proses baginya untuk terus berkembang.
Pada ajang Hiu Selatan tahun ini, Farel merasakan secara langsung performa GEOMAX EN92 di berbagai kondisi lintasan. Menurutnya, karakter soft compound pada ban memberikan nilai keunggulan cengkeraman yang optimal sehingga mampu bekerja baik di medan berbatu maupun tanah lepas. Grip yang konsisten membuat motor tetap stabil saat memasuki tikungan, menaklukkan tanjakan, maupun melewati lintasan licin yang menjadi tantangan utama dalam hard enduro.
Keunggulan tersebut didukung oleh berbagai teknologi terbaru yang dihadirkan pada DUNLOP GEOMAX EN92. Progressive Cornering Block Technology (PCBT) menghadirkan grip yang lebih konsisten saat menikung sehingga meningkatkan kontrol dan rasa percaya diri pengendara. Rounded Sidewall Technology membantu ban menyerap benturan dari batu, akar pohon, dan permukaan tidak rata sekaligus menjaga kontak ban dengan tanah. Reinforced Scoop Technology (RST) meningkatkan daya cengkeram di permukaan lunak seperti pasir, lumpur, dan tanah gembur.
Sementara V-Block Technology (V-BT) mengoptimalkan penyaluran tenaga ke permukaan sehingga menghasilkan traksi dan stabilitas yang lebih baik saat berakselerasi. Kombinasi teknologi tersebut dirancang untuk memberikan performa yang konsisten di berbagai karakter lintasan enduro.
"GEOMAX EN92 dikembangkan melalui berbagai pengujian untuk menghadirkan kombinasi traksi, kontrol, dan daya tahan yang dibutuhkan pengendara enduro. Melalui teknologi terbaru yang kami hadirkan, DUNLOP ingin memberikan rasa percaya diri kepada rider saat menghadapi berbagai karakter lintasan, mulai dari bebatuan, lumpur, hingga tanjakan ekstrem,” kata GM Technical Service and Product Development PT Sumi Rubber Indonesia, Yukishi Yoshida dalam siaran pers, Kamis (16/7/2026).
Selain Farel Huda Hanafi, kepercayaan terhadap performa GEOMAX EN92 juga datang dari Tim JAVAMIX yang telah menguji ban tersebut pada beberapa kompetisi periode sebelumnya. Menurut tim, GEOMAX EN92 mampu memberikan traksi yang sangat baik di lintasan berbatu, gravel, maupun medan licin, sehingga performanya mampu bersaing dengan ban-ban impor yang selama ini banyak digunakan di ajang enduro. Pengalaman tersebut semakin memperkuat keyakinan Tim JAVAMIX untuk terus menggunakan GEOMAX EN92 pada berbagai kompetisi mendatang.
Sebagai salah satu ajang hard enduro terbesar di Indonesia, Hiu Selatan Hard Enduro 2026 sukses menghadirkan lebih dari 7.000 peserta dan menarik kehadiran 27 pembalap internasional dari 18 negara. Antusiasme tersebut semakin menegaskan posisi Hiu Selatan sebagai salah satu event enduro bergengsi yang menjadi magnet bagi komunitas enduro nasional maupun mancanegara.
Bagi DUNLOP, keterlibatan dalam Hiu Selatan bukan hanya menjadi bagian dari sebuah kompetisi, tetapi juga merupakan komitmen untuk mendukung perkembangan olahraga enduro di Indonesia. Sekaligus menghadirkan produk yang mampu menjawab kebutuhan para rider, baik profesional maupun pemula. Baca juga: Bukan Sekadar Ganti Nama, Ini Alasan Dunlop Usung Taking You Beyond di Indonesia
“Bagi DUNLOP, Hiu Selatan Hard Enduro bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk bertemu langsung dengan komunitas enduro dan memperkenalkan inovasi terbaru kami. Melalui GEOMAX EN92, kami ingin menghadirkan ban yang mampu memberikan performa optimal sekaligus menjadi pilihan yang dapat diandalkan oleh rider Indonesia maupun mancanegara,” ujar Direktur Sales & Marketing PT Sumi Rubber Indonesia, Soichi Nagao.
Melalui partisipasi pada Hiu Selatan Hard Enduro 2026, DUNLOP berharap GEOMAX EN92 semakin dikenal sebagai pilihan ban enduro yang mampu memberikan performa optimal di berbagai kondisi lintasan. Ke depan, DUNLOP akan terus mendukung berbagai kegiatan motorsport dan komunitas off-road sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan para pengendara.
Tidak hanya menjadi mitra pendukung acara, DUNLOP juga memperkenalkan GEOMAX EN92 kepada ratusan rider lokal maupun mancanegara dalam technical meeting pada 2 Juli 2026. Sekaligus mendukung performa para pembalap melalui penyediaan ban untuk podium Gold dan Silver Class, dukungan bagi rider domestik dan mancanegara, hingga berbagai aktivitas interaktif selama penyelenggaraan acara. Baca juga: Arsenio Algifari Targetkan Puncak Klasemen di Kejurnas Motocross MX2 Seri Kedua Pinrang
Di balik kerasnya lintasan bebatuan, gelondongan kayu besar, tanjakan ekstrem, berbagai macam rintangan, hingga akar pohon yang menjadi ciri khas hard enduro, terdapat kisah tentang kegigihan para pembalap yang terus mendorong batas kemampuan mereka. Salah satunya adalah Farel Huda Hanafi, pembalap profesional dari Tim JAVAMIX yang berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih juara pertama pada Prologue Hiu Gold Class dan Enduro Race Hiu Gold Class, juara kedua Long Race Gold Class, serta juara ketiga Hill Climb Gold Class menggunakan DUNLOP GEOMAX EN92.
Bagi Farel, pencapaian tersebut bukan sekadar soal naik podium. Di balik kemenangan itu terdapat perjalanan persiapan fisik dan mental yang panjang untuk menjaga konsistensi, bangkit dari cedera, hingga terus beradaptasi dengan karakter lintasan yang selalu berbeda di setiap kompetisi. Setiap tantangan menjadi proses baginya untuk terus berkembang.
Pada ajang Hiu Selatan tahun ini, Farel merasakan secara langsung performa GEOMAX EN92 di berbagai kondisi lintasan. Menurutnya, karakter soft compound pada ban memberikan nilai keunggulan cengkeraman yang optimal sehingga mampu bekerja baik di medan berbatu maupun tanah lepas. Grip yang konsisten membuat motor tetap stabil saat memasuki tikungan, menaklukkan tanjakan, maupun melewati lintasan licin yang menjadi tantangan utama dalam hard enduro.
Keunggulan tersebut didukung oleh berbagai teknologi terbaru yang dihadirkan pada DUNLOP GEOMAX EN92. Progressive Cornering Block Technology (PCBT) menghadirkan grip yang lebih konsisten saat menikung sehingga meningkatkan kontrol dan rasa percaya diri pengendara. Rounded Sidewall Technology membantu ban menyerap benturan dari batu, akar pohon, dan permukaan tidak rata sekaligus menjaga kontak ban dengan tanah. Reinforced Scoop Technology (RST) meningkatkan daya cengkeram di permukaan lunak seperti pasir, lumpur, dan tanah gembur.
Sementara V-Block Technology (V-BT) mengoptimalkan penyaluran tenaga ke permukaan sehingga menghasilkan traksi dan stabilitas yang lebih baik saat berakselerasi. Kombinasi teknologi tersebut dirancang untuk memberikan performa yang konsisten di berbagai karakter lintasan enduro.
"GEOMAX EN92 dikembangkan melalui berbagai pengujian untuk menghadirkan kombinasi traksi, kontrol, dan daya tahan yang dibutuhkan pengendara enduro. Melalui teknologi terbaru yang kami hadirkan, DUNLOP ingin memberikan rasa percaya diri kepada rider saat menghadapi berbagai karakter lintasan, mulai dari bebatuan, lumpur, hingga tanjakan ekstrem,” kata GM Technical Service and Product Development PT Sumi Rubber Indonesia, Yukishi Yoshida dalam siaran pers, Kamis (16/7/2026).
Selain Farel Huda Hanafi, kepercayaan terhadap performa GEOMAX EN92 juga datang dari Tim JAVAMIX yang telah menguji ban tersebut pada beberapa kompetisi periode sebelumnya. Menurut tim, GEOMAX EN92 mampu memberikan traksi yang sangat baik di lintasan berbatu, gravel, maupun medan licin, sehingga performanya mampu bersaing dengan ban-ban impor yang selama ini banyak digunakan di ajang enduro. Pengalaman tersebut semakin memperkuat keyakinan Tim JAVAMIX untuk terus menggunakan GEOMAX EN92 pada berbagai kompetisi mendatang.
Sebagai salah satu ajang hard enduro terbesar di Indonesia, Hiu Selatan Hard Enduro 2026 sukses menghadirkan lebih dari 7.000 peserta dan menarik kehadiran 27 pembalap internasional dari 18 negara. Antusiasme tersebut semakin menegaskan posisi Hiu Selatan sebagai salah satu event enduro bergengsi yang menjadi magnet bagi komunitas enduro nasional maupun mancanegara.
Bagi DUNLOP, keterlibatan dalam Hiu Selatan bukan hanya menjadi bagian dari sebuah kompetisi, tetapi juga merupakan komitmen untuk mendukung perkembangan olahraga enduro di Indonesia. Sekaligus menghadirkan produk yang mampu menjawab kebutuhan para rider, baik profesional maupun pemula. Baca juga: Bukan Sekadar Ganti Nama, Ini Alasan Dunlop Usung Taking You Beyond di Indonesia
“Bagi DUNLOP, Hiu Selatan Hard Enduro bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk bertemu langsung dengan komunitas enduro dan memperkenalkan inovasi terbaru kami. Melalui GEOMAX EN92, kami ingin menghadirkan ban yang mampu memberikan performa optimal sekaligus menjadi pilihan yang dapat diandalkan oleh rider Indonesia maupun mancanegara,” ujar Direktur Sales & Marketing PT Sumi Rubber Indonesia, Soichi Nagao.
Melalui partisipasi pada Hiu Selatan Hard Enduro 2026, DUNLOP berharap GEOMAX EN92 semakin dikenal sebagai pilihan ban enduro yang mampu memberikan performa optimal di berbagai kondisi lintasan. Ke depan, DUNLOP akan terus mendukung berbagai kegiatan motorsport dan komunitas off-road sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan para pengendara.
(poe)
Lihat Juga :