Omoda O4 Punya 10 Otak AI Sekaligus, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia
Selasa, 28 Juli 2026 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia bukan hanya salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tetapi juga merupakan pasar yang sangat dinamis dan terbuka terhadap inovasi," katanya.
Ia menambahkan bahwa keputusan ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap konsumen Indonesia untuk memimpin era mobilitas cerdas berbasis AI.
Super AI Cockpit akan menyusul ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat 2026, lalu meluas ke model-model lain mulai 2027. Artinya, AI akan jadi kapabilitas standar di seluruh lini produk, bukan fitur eksklusif satu model saja.
Secara global, Omoda & Jaecoo kini hadir di 77 negara dengan penjualan kumulatif satu juta unit hanya dalam tiga tahun.
Teknologi hybrid SHS mereka bahkan sempat jadi merek PHEV terlaris di Inggris dan Polandia pada Juni 2026.
Sebagai pelengkap acara, Omoda & Jaecoo menghadirkan AiMOGA — robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos — berinteraksi langsung dengan tamu, menegaskan ambisi mereka bahwa AI bukan cuma soal mobil, tapi ekosistem hidup sehari-hari.
Tapi konsumen Indonesia sehari-hari menghadapi realitas yang jauh lebih sederhana: macet, tarif tol, dan sinyal internet yang tidak selalu stabil di luar kota besar.
Sistem berbasis Agentic AI dan LLM pada dasarnya bergantung pada konektivitas. Ketika mobil masuk area dengan sinyal lemah, hal yang masih lazim di banyak wilayah Indonesia di luar Jabodetabek, sejauh mana "kecerdasan" ini tetap berfungsi? Omoda & Jaecoo belum menjelaskan secara rinci apakah seluruh sepuluh agent ini beroperasi on-device atau bergantung pada cloud.
Ia menambahkan bahwa keputusan ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap konsumen Indonesia untuk memimpin era mobilitas cerdas berbasis AI.
Super AI Cockpit akan menyusul ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat 2026, lalu meluas ke model-model lain mulai 2027. Artinya, AI akan jadi kapabilitas standar di seluruh lini produk, bukan fitur eksklusif satu model saja.
Secara global, Omoda & Jaecoo kini hadir di 77 negara dengan penjualan kumulatif satu juta unit hanya dalam tiga tahun.
Teknologi hybrid SHS mereka bahkan sempat jadi merek PHEV terlaris di Inggris dan Polandia pada Juni 2026.
Sebagai pelengkap acara, Omoda & Jaecoo menghadirkan AiMOGA — robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos — berinteraksi langsung dengan tamu, menegaskan ambisi mereka bahwa AI bukan cuma soal mobil, tapi ekosistem hidup sehari-hari.
Tapi Apakah Ini Relevan untuk Jalanan Indonesia?
Di sinilah letak pertanyaan besarnya. Kokpit yang mendesain wallpaper sesuai suasana hati, menghafal panggilan sayang, mengingat playlist hujan, semua itu terdengar menarik di atas panggung.Tapi konsumen Indonesia sehari-hari menghadapi realitas yang jauh lebih sederhana: macet, tarif tol, dan sinyal internet yang tidak selalu stabil di luar kota besar.
Sistem berbasis Agentic AI dan LLM pada dasarnya bergantung pada konektivitas. Ketika mobil masuk area dengan sinyal lemah, hal yang masih lazim di banyak wilayah Indonesia di luar Jabodetabek, sejauh mana "kecerdasan" ini tetap berfungsi? Omoda & Jaecoo belum menjelaskan secara rinci apakah seluruh sepuluh agent ini beroperasi on-device atau bergantung pada cloud.
Lihat Juga :