Potensi Terbakar Jadi Kiamat Sugro Buat Mobil Listrik
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 15:26 WIB
loading...
A
A
A

Peristiwa kebakaran pada mobil listrik ini memang jadi pukulan yang cukup telak bagi perkembangan mobil listrik. Digadang-gadang sebagai mobil masa depan yang memberikan rasa aman, kepedulian lingkungan yang kuat dan efisiensi tinggi, ternyata mobil listrik bisa sama bahayanya seperti mobil konvensional, yakni mudah terbakar.
"Setidaknya hal ini membuat revolusi mobil listrik akan sedikit terhambat. Masyarakat harus menunggu lagi untuk memastikan bahwa mereka tidak membawa bom berjalan," ucap Steve Hanley dari Clean Technica.
Sam Fiorani, Vice President of Global Vehicle Forecasting dari AutoForecast Solutions LLC mengatakan industri mobil listrik sangat rentan dengan isu kebakaran mobil listrik. Hal ini terjadi karena saat ini baterai mobil listrik yang digunakan oleh beberapa produsen mobil listrik kerap datang dari produsen yang sama. Hal ini bahkan terlihat jelas ketika efek domino terbakarnya Hyundai Kona kemudian berefek pada recall produk mobil listrik lain.
Ambil contoh Ford Kuga listrik dan Ford Escape listrik yang ternyata menggunakan baterai yang sama. Begitu juga dengan Hyundai Kona listrik dan Chevrolet Bolt yang ternyata menggunakan baterai buatan LG Chem. Menurut Sam Fiorani memang tidak bisa dipukul rata jika baterai yang sama bisa menimbulkan potensi terbakar juga. Hanya saja hal itu sangat sensitif dan akan membuat akselerasi industri mobil listrik jadi terhambat. "Ini yang menyebabkan potensi kebakar itu benar-benar bisa mengganggu perkembangan mereka," ucapnya.
(wsb)
Lihat Juga :