Pajak 0% Ditolak, Honda Siap Ikuti Aturan Pemerintah
Rabu, 21 Oktober 2020 - 07:28 WIB
loading...
Honda HR-V terbaru. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Memasuki akhir kuartal ketiga tahun 2020 pada bulan September lalu, penjualan Honda menunjukkan tren positif dengan angka retail yang terus meningkat selama 4 bulan terakhir. (Baca juga: Mark Zuckerberg Disebut Biang Kerok Dibalik Permusuhan Trump dengan TikTok )
Sepanjang bulan September lalu, Honda membukukan penjualan retail sebanyak 5.835 unit secara nasional, atau meningkat 20% dibanding penjualan bulan sebelumnya. Secara total, penjualan Honda di tahun ini telah terkumpul sebesar 55.548 unit. (Baca juga: Cegah Kerusuhan saat Aksi Demo, Jalan Gajah Mada - Hayam Wuruk Resmi
Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Kami bersyukur Honda dapat mempertahankan trend penjualan yang positif dalam kondisi pasar yang masih belum stabil di kuartal ketiga tahun ini. Pencapaian tersebut didukung oleh aktivitas ekonomi yang mulai berjalan secara bertahap serta kemudahan konsumen melakukan pembelian melalui lembaga pembiayaan dan berbagai program penjualan yang kami tawarkan”
Yusak juga merespons terkait keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memutuskan menolak usulan pajak nol persen bagi mobil baru.
Mereka berharap konsumen yang sebelumnya menahan membeli kendaraan baru karena menunggu keputusan pajak nol persen segera merealisasikan pembelian.
Penjualan Mobil Ambruk akibat Covid-19, Pasar Indonesia Kembali Pulih Paling Cepat 2023
Sepanjang bulan September lalu, Honda membukukan penjualan retail sebanyak 5.835 unit secara nasional, atau meningkat 20% dibanding penjualan bulan sebelumnya. Secara total, penjualan Honda di tahun ini telah terkumpul sebesar 55.548 unit. (Baca juga: Cegah Kerusuhan saat Aksi Demo, Jalan Gajah Mada - Hayam Wuruk Resmi
Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, “Kami bersyukur Honda dapat mempertahankan trend penjualan yang positif dalam kondisi pasar yang masih belum stabil di kuartal ketiga tahun ini. Pencapaian tersebut didukung oleh aktivitas ekonomi yang mulai berjalan secara bertahap serta kemudahan konsumen melakukan pembelian melalui lembaga pembiayaan dan berbagai program penjualan yang kami tawarkan”
Yusak juga merespons terkait keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memutuskan menolak usulan pajak nol persen bagi mobil baru.
Mereka berharap konsumen yang sebelumnya menahan membeli kendaraan baru karena menunggu keputusan pajak nol persen segera merealisasikan pembelian.
Penjualan Mobil Ambruk akibat Covid-19, Pasar Indonesia Kembali Pulih Paling Cepat 2023
Lihat Juga :