Hyundai Kona dan Renault Zoe Jadi Mobil Paling Hijau versi Green NCAP

loading...
Hyundai Kona dan Renault Zoe Jadi Mobil Paling Hijau versi Green NCAP
Hyundai Kona (atas) dan Renault Zoe baru-baru ini disebut sebagai mobil paling hijau versi Green NCAP. Foto / IST
JAKARTA - Dua mobil listrik, HyundaiKona dan Renault Zoe baru-baru ini mendapatkan sertifikasi bintang lima dari Green NCAP. Penyematan bintang lima itu membuat kedua mobil listrik itu jadi mobil yang paling hijau dari 24 mobil yang telah diujicoba.

Diketahui Green NCAP mengadakan pengujian tidak hanya pada mobil listrik saja tapi juga segala jenis mobil mulai dari mobil listrik, mobil bensin, mobil bensin, hingga mobil hybrid. (Baca juga : Edan, Pria Ini Koleksi 24 Mobil Replika Fast and Furious )
Metode pengujian yang dilakukan oleh Green NCAP sendiri dilakukan dengan dua cara yakni pengujian laboratorium dan pengujian jalan. Dalam dua metode itu Green NCAP menghitung tingkat emisi yang dikeluarkan oleh mobil yang telah diuji dengan cara penghitungan tank to wheel, efisiensi energi, serta pengaruh teknologi baterai pada udara bersih.

Dari hasil itu Hyundai Kona dan Renault Zoe jadi mobil alternatif yang paling bersih. Di posisi ketiga diraih oleh Toyoca C-HR yang menggendong mesin hybrid. Mobil bermerek Jepang itu berhasil meraih sertifikasi 3,5 bintang. Menurut Green NCAP teknologi hybrid yang digunakan Toyota pada mobil itu berhasil meningkatkan efisiensi bahan bakar yang ada di mobil Toyota CH-R.

Setelah Toyota C-HR, berturut-turut di posisi 4-6 dipegang oleh Volkswagen Polo, Renault Clio dan Peugeot 208. Ketiga mobil itu berhasil meraih sertifikasi 3 bintang. Metode pengujian yang dilakukan Green NCAP sendiri memang mendapat kritikan. Pasalnya mereka memasukkan seluruh jenis mobil dalam pengujian itu.



Niels Jacobsen, President of Euro NCAO, yang menaungi Green NCAP memahami ketidakpuasanitu. Dia memahami metode itu memang akan menguntungkan mobil-mobil listrik yang memang tidak mengeluarkan emisi. (Baca juga : Porsche Experience Center Dibuka di Jepang, Apa Istimewanya?)

Namun dia berkilah saat ini mobil-mobil konvensional juga banyak dilengkapi dengan teknologi baru yang justru sangat mampu menekan tingkat produksi emisi. Misalnya penambahan filter partikulat yang bisa menekan tingkat emisi yang dihasilkan oleh mesin bensin dan mesin diesel.

"Di antara mobil-mobil konvensional, yang mendapatkan hasil yang sangat baik adalah mobil-mobil kecil yang sudah dilengkapi dengan teknologi baru. Selain itu penambahan teknologi hybrid akan semakin menekan tingkat emisi yang dihasilkan," jelasnya.



Itulah mengapa menurut Niels Jacobsen, mobil-mobil seperti Volkswagen Polo, Renault Clio dan Peugeot 208 yang bukan mobil listrik bisa mendapatkan sertifikasi 3 bintang.
(wsb)
preload video
KOMENTAR ANDA
Top