8 Fakta Tentang Honda Brio, Penyelamat Honda Selama Pandemi Covid-19 2020
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
2. Terjual 376.304 unit
Selama 2020, kontribusi total Honda Brio adalah 54,14% dari total penjualan Honda di Indonesia. Rinciannya, Brio Satya 40% dan Brio RS 14%. Selama 8 tahun dipasarkan di Indonesia, Honda Brio mencatat penjualan total sebanyak 376.304 unit.
3. Kualitas Internasional
![8 Fakta Tentang Honda Brio, Penyelamat Honda Selama Pandemi Covid-19 2020]()
Tak hanya untuk pasar dalam negeri, PT HPM juga telah melakukan ekspor Honda Brio ke negara seperti Filipina dan Vietnam, dengan total pengiriman sebesar 5.970 unit pada 2020 lalu. Secara total, selama April 2019-Desember 2020, jumlah Honda Brio yang diekspor mencapai 12.810 unit.
4. City Car Pertama Honda
Honda Brio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2 Agustus 2012 sebagai model pertama Honda di segmen City Car.
5. Logo Bunga Melati
![8 Fakta Tentang Honda Brio, Penyelamat Honda Selama Pandemi Covid-19 2020]()
Setahun kemudian, tepatnya pada 11 September 2013, Honda memperkenalkan varian Brio Satya di segmen Low Cost Green Car (LCGC). Model tersebut diproduksi di dalam negeri dengan kandungan lokal hingga 89%.
Sebagai produk nasional, Brio Satya juga mengusung nama dan logo yang diciptakan khusus untuk Indonesia. Nama “Satya” berasal dari bahasa sansekerta yang artinya “tulus” atau “setia”.
Berbeda dengan produk Honda lainnya, Brio Satya juga menggunakan logo yang mengambil bentuk dari bunga melati, yang merupakan bunga nasional Indonesia.
6. Road Sailing
![8 Fakta Tentang Honda Brio, Penyelamat Honda Selama Pandemi Covid-19 2020]()
Pada 2016, Honda kembali mengenalkan Honda Brio RS sebagai varian baru dengan karakter lebih sporty. Generasi kedua All New Honda Brio dirilis pada 2 Agustus 2018 dengan ubahan desain depan dan belakang semakin sporty, serta ruang kabin dan bagasi yang semakin luas.
Kode RS, menurut LPL of Honda & Chief Engineering, Honda R&D Asia Pacific Co Ltd Atsushi Arisaka bermakna Road Sailing. Artinya adalah berkendara dengan nyaman.
Selama 2020, kontribusi total Honda Brio adalah 54,14% dari total penjualan Honda di Indonesia. Rinciannya, Brio Satya 40% dan Brio RS 14%. Selama 8 tahun dipasarkan di Indonesia, Honda Brio mencatat penjualan total sebanyak 376.304 unit.
3. Kualitas Internasional

Tak hanya untuk pasar dalam negeri, PT HPM juga telah melakukan ekspor Honda Brio ke negara seperti Filipina dan Vietnam, dengan total pengiriman sebesar 5.970 unit pada 2020 lalu. Secara total, selama April 2019-Desember 2020, jumlah Honda Brio yang diekspor mencapai 12.810 unit.
4. City Car Pertama Honda
Honda Brio pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2 Agustus 2012 sebagai model pertama Honda di segmen City Car.
5. Logo Bunga Melati

Setahun kemudian, tepatnya pada 11 September 2013, Honda memperkenalkan varian Brio Satya di segmen Low Cost Green Car (LCGC). Model tersebut diproduksi di dalam negeri dengan kandungan lokal hingga 89%.
Sebagai produk nasional, Brio Satya juga mengusung nama dan logo yang diciptakan khusus untuk Indonesia. Nama “Satya” berasal dari bahasa sansekerta yang artinya “tulus” atau “setia”.
Berbeda dengan produk Honda lainnya, Brio Satya juga menggunakan logo yang mengambil bentuk dari bunga melati, yang merupakan bunga nasional Indonesia.
6. Road Sailing

Pada 2016, Honda kembali mengenalkan Honda Brio RS sebagai varian baru dengan karakter lebih sporty. Generasi kedua All New Honda Brio dirilis pada 2 Agustus 2018 dengan ubahan desain depan dan belakang semakin sporty, serta ruang kabin dan bagasi yang semakin luas.
Kode RS, menurut LPL of Honda & Chief Engineering, Honda R&D Asia Pacific Co Ltd Atsushi Arisaka bermakna Road Sailing. Artinya adalah berkendara dengan nyaman.
Lihat Juga :