Benarkah Mobil Sejuta Umat Kehilangan Peminat?
Sabtu, 23 Januari 2021 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebut saja Daihatsu Xenia, saudara kembar Toyota Avanza yang pada tahun 2020 hanya mengalami penjualan wholesale sebanyak 7.637 unit. Begitu juga dengan Suzuki Ertiga yang juga terjual wholesale sebanyak 7.516 unit. Begitu juga dengan Mitsubishi Xpander yang sempat digadang-gadang sebagai pesaing kuat Toyota Avanza. Mobil Low MPV andalan Mitsubishi itu justru hanya terjual sebanyak 26.362 unit secara wholesale.
Marketing and CR Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso membenarkan meredupnya penjualan Daihatsu Xenia yang terus turun. "Dari demand itu memang kalau dilihat 2020 itu menurun," kata Hendrayadi melalui acara virtual.Baca juga : Puji Keputusan Joe Biden, Audi Siapkan Mobil Keren Buat Amerika
Menurutnya, penurunan penjualan Xenia tahun lalu imbas masyarakat tunda beli mobil baru di tengah Covid-19. Jika pun ada yang melakukan pembelian, Ia menyebut konsumen membeli mobil dengan harga yang lebih terjangkau seperti model Ayla atau Sigra. "Dibandingkan Sigra dan Ayla permintaan di cabang kami itu masih lebih bagus dari Xenia. Itu fakta hidupnya seperti itu," ujarnya.
Ayla merupakan mobil lima penumpang, sedangkan Sigra bermuatan tujuh penumpang. Kedua mobil ini masuk ke dalam kategori kendaraan ramah lingkungan harga terjangkau (Low Cost Green Car/LCGC). "Jadi ya mungkin kebutuhan masih MPV ada tapi mengingat income di 2020 ada penurunan jadi permintaan daya beli menurun. Akhirnya melakukan pembelian yang lebih terjangkau," ucap Hendrayadi.
Harga yang lebih terjangkau memang jadi kunci di tahun 2020 lalu. Mengutip laman resmi Honda Indonesia, harga Brio untuk tipe terendahnya Satya S M/T dipatok Rp146 juta on the road Jakarta. Adapun tipe tertinggi dari mobil ini, yaitu RS CVT dibanderol Rp199,6 juta.
Marketing and CR Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso membenarkan meredupnya penjualan Daihatsu Xenia yang terus turun. "Dari demand itu memang kalau dilihat 2020 itu menurun," kata Hendrayadi melalui acara virtual.Baca juga : Puji Keputusan Joe Biden, Audi Siapkan Mobil Keren Buat Amerika
Menurutnya, penurunan penjualan Xenia tahun lalu imbas masyarakat tunda beli mobil baru di tengah Covid-19. Jika pun ada yang melakukan pembelian, Ia menyebut konsumen membeli mobil dengan harga yang lebih terjangkau seperti model Ayla atau Sigra. "Dibandingkan Sigra dan Ayla permintaan di cabang kami itu masih lebih bagus dari Xenia. Itu fakta hidupnya seperti itu," ujarnya.
Ayla merupakan mobil lima penumpang, sedangkan Sigra bermuatan tujuh penumpang. Kedua mobil ini masuk ke dalam kategori kendaraan ramah lingkungan harga terjangkau (Low Cost Green Car/LCGC). "Jadi ya mungkin kebutuhan masih MPV ada tapi mengingat income di 2020 ada penurunan jadi permintaan daya beli menurun. Akhirnya melakukan pembelian yang lebih terjangkau," ucap Hendrayadi.
Harga yang lebih terjangkau memang jadi kunci di tahun 2020 lalu. Mengutip laman resmi Honda Indonesia, harga Brio untuk tipe terendahnya Satya S M/T dipatok Rp146 juta on the road Jakarta. Adapun tipe tertinggi dari mobil ini, yaitu RS CVT dibanderol Rp199,6 juta.
Lihat Juga :