Bungkam Kritik, SSC Tuatara Kembali Pecahkan Rekor Kecepatan Dunia
Kamis, 28 Januari 2021 - 06:23 WIB
loading...
SSC Tuatara meraih kecepatan tertinggi di dunia yakni 455,3 kilometer per jam. Foto/Autoblog
A
A
A
FLORIDA - SSC North America, produsen mobil SSC Tuatara akhirnya membungkam kritik yang meragukan rekor kecepatan tertinggi di dunia, yang mereka raih Oktober 2020 lalu. Tepat 27 Januari lalu, SSC Tuatara kembali berhasil mencetak rekor kecepatan tertinggi di dunia yang diraih oleh mobil produksi yakni mencapai 455,3 kilometer per jam. Baca juga : Mengejutkan, Rekor Kecepatan SSC Tuatara Diragukan
Upaya pencatatan rekor itu dilakukan di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat. Di lapangan terbang pesawat ruang angkasa itu, SSC Tuatara melakukan dua kali upaya pencatat rekor bolak-balik. Hal ini dilakukan karena upaya pencatatan rekor harus dilakukan dengan dua kali dengan dua arah yang berlawanan.
Dalam upaya pertama, SSC Tuatara berhasil meraih kecepatan tertiggi 450,1 kilometer per jam. Sedankan di arah sebaliknya, pengemudi SSC Tuatara, Lary Caplin berhasil menggenjot mobil sport itu hinga 460,4 kilometer per jam. Setelah dibagi rata-rata maka kecepatan tertinggi SSC Tuatara mencapai 455,3 kilometer per jam.
Rekor kecepatan ini memang masih jauh jika dibandingkan rekor yang mereka klaim di Oktober 2020 dimana SSC Tuatara berhasil meraih kecepatan rata-rata 508,73 kilometer per jam. Bedanya kali ini kecepatan tertinggi yang baru mereka dapatkan sah secara teknis dan hukum.
Pasalnya dalam upaya pencatatan rekor kecepatan tertinggi di dunia itu, SSC North America menyerahkan semua pencatatan kecepatan pada Racelogic America. Mereka juga menghadirkan analis independen, Robert Mitchell yang diketahui merupakan kritikus paling keras ketika SSC Tuatara diklaim mampu mencapai kecepatan 508,73 kilometer per jam.
Meski gagal mengulang kecepatan 508,73 kilometer per jam, SSC North America telah berhasil mengalahkan rekor kecepatan tertinggi di dunia yang diraih Koenigsegg Agera RS pada 2017. Saat itu Koenigsegg Agera RS berhasil mencetak rekor kecepatan rata-rata 447 kilometer per jam.Baca juga : Diragukan, Rekor Kecepatan SSC Tuatara Akan Diulang
Upaya pencatatan rekor itu dilakukan di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat. Di lapangan terbang pesawat ruang angkasa itu, SSC Tuatara melakukan dua kali upaya pencatat rekor bolak-balik. Hal ini dilakukan karena upaya pencatatan rekor harus dilakukan dengan dua kali dengan dua arah yang berlawanan.
Dalam upaya pertama, SSC Tuatara berhasil meraih kecepatan tertiggi 450,1 kilometer per jam. Sedankan di arah sebaliknya, pengemudi SSC Tuatara, Lary Caplin berhasil menggenjot mobil sport itu hinga 460,4 kilometer per jam. Setelah dibagi rata-rata maka kecepatan tertinggi SSC Tuatara mencapai 455,3 kilometer per jam.
Rekor kecepatan ini memang masih jauh jika dibandingkan rekor yang mereka klaim di Oktober 2020 dimana SSC Tuatara berhasil meraih kecepatan rata-rata 508,73 kilometer per jam. Bedanya kali ini kecepatan tertinggi yang baru mereka dapatkan sah secara teknis dan hukum.
Pasalnya dalam upaya pencatatan rekor kecepatan tertinggi di dunia itu, SSC North America menyerahkan semua pencatatan kecepatan pada Racelogic America. Mereka juga menghadirkan analis independen, Robert Mitchell yang diketahui merupakan kritikus paling keras ketika SSC Tuatara diklaim mampu mencapai kecepatan 508,73 kilometer per jam.
Meski gagal mengulang kecepatan 508,73 kilometer per jam, SSC North America telah berhasil mengalahkan rekor kecepatan tertinggi di dunia yang diraih Koenigsegg Agera RS pada 2017. Saat itu Koenigsegg Agera RS berhasil mencetak rekor kecepatan rata-rata 447 kilometer per jam.Baca juga : Diragukan, Rekor Kecepatan SSC Tuatara Akan Diulang
Lihat Juga :