Motor Listrik Universitas Budi Luhur Raih Top Speed 100 KPJ di Sentul
Senin, 15 Februari 2021 - 23:40 WIB
loading...
Motor listrik BL-SEV 01 berhasil melakukan uji coba di Sirkuit Sentul. Foto/UBL
A
A
A
SENTUL - Motor listrik buatan Universitas Budi Luhur yakni BL-Sport Electric Vehicle 01 (BL-SEV01) berhasil meraih top speed 100 kilometer per jam dalam sesi pengujian perdana di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat baru-baru ini. Hanya saja dalam pengujian tersebut ditemui beberapa kendala yang membuat motor tersebut hanya bisa menyelesaikan 11 tikungan dan trek lurus 900 meter yang ada di sirkuit tersebut.Baca juga : Sejarah IMI yang Lebih Tua dari Sumpah Pemuda dan Boedi Oetomo
Dalam rilis yang diterima Sindonews.com, BL-SEV01 mengalami permasalahan ketika memasuki tikungan S kecil. Kuda besi ini kembali ke dalam paddock pit dan langsung dianalisis permasalahannya. Setelah memeriksa kondisi dan melakukan evaluasi, tim menemukan permasalah di bagian gear set. Komponen yang digunakan sekarang ini mengalami pengurangan performa setelah melewati beberapa lap di Sirkuit Sentul.
![Motor Listrik Universitas Budi Luhur Raih Top Speed 100 KPJ di Sentul]()
“Setelah BL-SEV01 dievaluasi dengan tim, ternyata permasalahan di gear set depan pada rantai yang giginya kalah habis karena di tes maksimum di lintasan Sirkuit. Tetapi bersyukur motor listrik dan baterai tidak mengalami masalah dan dalam keadaan normal. Pengetesan pertama ini kami akhiri dahulu nanti kita evaluasi dan lanjutkan pengetesan kedua di Sirkuit Sentul kembali,” ujar Kepala Tim Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, Sujono.
Dia mengatakan uji coba ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kinerja handling BL-SEV01 di trek lurus dan tikungan Sirkuit Sentul. Sepeda motor tanpa emisi gas buang ini dipacu semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebagai tolak ukur awal pengembangan BL-SEV01. Dalam sesi ujicoba Budi Luhur menggandeng pebalap muda, Galih Aji Prakoso, yang juga merupakan alumni Universitas Budi Luhur. “Nantinya tester rider Universitas Budi Luhur akan memberikan masukan mengenai performa dan handling motor listrik. Setelah mendapatkan masukan dan data performa usai uji coba perdana ini, baru kami evaluasi kembali BL-SEV01 dan disempurnakan kembali di Lab Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur,” ungkap Sujono.
Dalam rilis yang diterima Sindonews.com, BL-SEV01 mengalami permasalahan ketika memasuki tikungan S kecil. Kuda besi ini kembali ke dalam paddock pit dan langsung dianalisis permasalahannya. Setelah memeriksa kondisi dan melakukan evaluasi, tim menemukan permasalah di bagian gear set. Komponen yang digunakan sekarang ini mengalami pengurangan performa setelah melewati beberapa lap di Sirkuit Sentul.

“Setelah BL-SEV01 dievaluasi dengan tim, ternyata permasalahan di gear set depan pada rantai yang giginya kalah habis karena di tes maksimum di lintasan Sirkuit. Tetapi bersyukur motor listrik dan baterai tidak mengalami masalah dan dalam keadaan normal. Pengetesan pertama ini kami akhiri dahulu nanti kita evaluasi dan lanjutkan pengetesan kedua di Sirkuit Sentul kembali,” ujar Kepala Tim Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, Sujono.
Dia mengatakan uji coba ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kinerja handling BL-SEV01 di trek lurus dan tikungan Sirkuit Sentul. Sepeda motor tanpa emisi gas buang ini dipacu semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebagai tolak ukur awal pengembangan BL-SEV01. Dalam sesi ujicoba Budi Luhur menggandeng pebalap muda, Galih Aji Prakoso, yang juga merupakan alumni Universitas Budi Luhur. “Nantinya tester rider Universitas Budi Luhur akan memberikan masukan mengenai performa dan handling motor listrik. Setelah mendapatkan masukan dan data performa usai uji coba perdana ini, baru kami evaluasi kembali BL-SEV01 dan disempurnakan kembali di Lab Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur,” ungkap Sujono.
Lihat Juga :