Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja, Suzuki Bagi-Bagi Ilmu Otomotif
Senin, 12 April 2021 - 02:02 WIB
loading...
Ilustrasi pabrik Suzuki di Indonesia. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Industri otomotif Tanah Air berkembang dengan pesat dan berpotensi menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis industri otomotif dunia di masa depan.
Didukung wilayah yang luas dan pasar yang besar, sektor otomotif diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara signifikan. Selain itu, bonus demografi pun menjadi faktor penting dalam mendukung strategi pemerintah menjadikan industri otomotif sebagai industri strategis dan prioritas.
Untuk itu, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) dan Suzuki Supplier Club (SSC) berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian RI menyelenggarakan forum diskusi di Bandung (8/4) yang berfokus pada pencanangan program vokasi untuk SMK/universitas.
BACA JUGA - Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Ahli Gali Keberadaan Tongkat Nabi
Menurut Shodiq Wacaksono, Managing Director PT SIM, forum diskusi diselenggarakan sebagai wadah perkenalan antara para pemangku kepentingan dan dunia pendidikan.
BACA JUGA - Kota Emas Firaun Ditemukan, Semua Mata Dunia Tertuju ke Mesir
“Melalui forum ini Suzuki ingin mengenalkan industri otomotif ke sekolah dan universitas. Industri selalu membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian, terampil, dan siap pakai, karena hal tersebut merupakan kompetensi yang sangat mempengaruhi kualitas produk. Peluang ini tentu harus disinergikan dengan lembaga-lembaga pendidikan. Sehingga untuk menjembatani kebutuhan tersebut harus dimulai melalui program vokasi. Oleh karena itu, vokasi menjadi vital fungsinya dalam menjaga daya saing dan eksistensi produk serta meningkatkan kemampuan dan kualitas industri otomotif agar lebih kompetitif di dunia, terlebih bagi Suzuki yang juga mengekspor produk-produknya ke berbagai negara,” terangnya.
Didukung wilayah yang luas dan pasar yang besar, sektor otomotif diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara signifikan. Selain itu, bonus demografi pun menjadi faktor penting dalam mendukung strategi pemerintah menjadikan industri otomotif sebagai industri strategis dan prioritas.
Untuk itu, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) dan Suzuki Supplier Club (SSC) berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian RI menyelenggarakan forum diskusi di Bandung (8/4) yang berfokus pada pencanangan program vokasi untuk SMK/universitas.
BACA JUGA - Kereta dan Kota Emas Firaun Ditemukan, Ahli Gali Keberadaan Tongkat Nabi
Menurut Shodiq Wacaksono, Managing Director PT SIM, forum diskusi diselenggarakan sebagai wadah perkenalan antara para pemangku kepentingan dan dunia pendidikan.
BACA JUGA - Kota Emas Firaun Ditemukan, Semua Mata Dunia Tertuju ke Mesir
“Melalui forum ini Suzuki ingin mengenalkan industri otomotif ke sekolah dan universitas. Industri selalu membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian, terampil, dan siap pakai, karena hal tersebut merupakan kompetensi yang sangat mempengaruhi kualitas produk. Peluang ini tentu harus disinergikan dengan lembaga-lembaga pendidikan. Sehingga untuk menjembatani kebutuhan tersebut harus dimulai melalui program vokasi. Oleh karena itu, vokasi menjadi vital fungsinya dalam menjaga daya saing dan eksistensi produk serta meningkatkan kemampuan dan kualitas industri otomotif agar lebih kompetitif di dunia, terlebih bagi Suzuki yang juga mengekspor produk-produknya ke berbagai negara,” terangnya.
Lihat Juga :