Bilang Tak Butuh, Tesla Ketangkap Basah Uji Sensor Lidar

Kamis, 27 Mei 2021 - 09:03 WIB
loading...
Bilang Tak Butuh, Tesla...
Tesla menguji teknologi sensor lidar. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Usai membuat pernyataan kontroversial bitcoin tak bisa untuk membeli produk Tesla, kebali Elon Musk membuat pernyataan kontroversial soal penggunaan sensor Lidar yang tidak diperlukan untuk penggunaan mobil otonom penuh.

Namun, baru-baru ini Tesla terlihat menguji fitur tersebut berdasarkan sekilas Model Y yang dilengkapi dengan berbagai jenis sensor Lidar di rak atapnya.

BACA JUGA - Pesawat Intai Israel Melintasi Wilayah Putrajaya dekat Indonesia, Malaysia Murka

Seperi dilansir dari Autopro, diketahui bahwa unit sensor Lidar dibeli dari Luminar sebagai bagian dari kesepakatan antara kedua produsen.

Menurut analis Guidehouse Sam Abuelsamid kepada Bloomberg, Tesla dapat menggunakan unit sensor Lidar dari Luminar untuk menguji keefektifan fitur autopilot self -driving Tesla.

Apakah ini berarti tuduhan Elon Musk sebelumnya tidak benar? Ataukah benar sistem penggerak otonom penuh dapat dicapai hanya dengan menggunakan sistem kamera saja tanpa bantuan sensor Lidar?

Pada tahun 2019, Elon Musk dalam presentasinya menyebutkan bahwa penggunaan sensor mahal tidak diperlukan pada sistem penggerak otonom.

Baru-baru ini badan tersebut mengakui perusahaan SpaceX menggunakan teknologi pada kapsul Naga, namun ia tetap yakin Tesla akan mencapai kemampuan otonomi penuh hanya dengan menggunakan kamera saja tanpa bantuan sensor Lidar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Kemudikan Tesla Cybertruck ke Dalam Danau
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
Rekomendasi
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Berita Terkini
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved