Begini Sejarah Bugatti, Hypercar yang Identik dengan Kecepatan dan Kemewahan
Kamis, 03 Juni 2021 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Kendaraan mungil ini terlihat berkilau dengan kreativitas Bugatti, dan berhasil menempati posisi kedua di Grand Prix Prancis 1911 di Le Mans, mengalahkan pesaingnya yang memiliki nama besar saat itu seperti Fiat.
Kemudian, Ettore Bugatti merilis beberapa mobil ikonik lainnya, seperti Type 29/30 – “the Cigar”, dan Type 35 yang keduanya menampilkan mesin merek delapan silinder.
Desain dan performa mesin delapan silinder menjadi ikon dari nama Buggati hingga saat ini, yang identik dengan kecepatan dan tenaga.
Pada tahun 1927, putra Ettore, Jean Bugatti, mengambil peran lebih aktif dalam menjalankan bisnis otomotif keluarganya. Jean terlibat dalam proses desain, sehingga sentuhan dan bakatnya terpatri di model Bugatti selanjutnya.
Salah satu desain Jean yang paling ikonik adalah “Aérolithe”pada 1935, yang pada akhirnya didesain ulang dan dilahirkan kembali sebagai Type 57S Atlante pada tahun 1936.
Kemudian, Ettore Bugatti merilis beberapa mobil ikonik lainnya, seperti Type 29/30 – “the Cigar”, dan Type 35 yang keduanya menampilkan mesin merek delapan silinder.
Desain dan performa mesin delapan silinder menjadi ikon dari nama Buggati hingga saat ini, yang identik dengan kecepatan dan tenaga.
Pada tahun 1927, putra Ettore, Jean Bugatti, mengambil peran lebih aktif dalam menjalankan bisnis otomotif keluarganya. Jean terlibat dalam proses desain, sehingga sentuhan dan bakatnya terpatri di model Bugatti selanjutnya.
Salah satu desain Jean yang paling ikonik adalah “Aérolithe”pada 1935, yang pada akhirnya didesain ulang dan dilahirkan kembali sebagai Type 57S Atlante pada tahun 1936.
Lihat Juga :