DFSK Gelora E Jadi Kendaraan Listrik Komersial Ringan Pertama di Indonesia
Selasa, 15 Juni 2021 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
Penerimaan positif dari para konsumen terhadap DFSK Gelora E tidak terlepas dari perkenalan pertama yang dilakukan sejak awal tahun 2020. DFSK senantiasa terus memperkenalkan DFSK Gelora E kepada konsumen di Indonesia, dan menerima berbagai masukan agar bisa semakin diterima dengan baik.
![DFSK Gelora E Jadi Kendaraan Listrik Komersial Ringan Pertama di Indonesia]()
Sebagai sebuah kendaraan yang ramah lingkungan, DFSK Gelora E didukung dengan sistem baterai sebagai sumber penyimpanan daya listrik yang didukung teknologi pengisian fast charging di mana kapasitas 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit, serta memiliki jarak tempuh maksimal berkendara mencapai 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle). Baterai DFSK Gelora E bahkan bisa di cas di rumah dengan sistem pengisian normal yang memiliki rata-rata daya 220V 16A.
Kemudian fungsinya sebagai kendaraan komersial yang menunjang bisnis pemiliknya, DFSK Gelora E memiliki nilai yang ekonomis dalam hal efisiensi energi yang ditawarkan. DFSK Gelora E mampu menghemat biaya energi menjadi sekitar Rp 200 per kilometer. Sehingga konsumen DFSK Gelora E akan mendapatkan biaya operasional yang lebih rendah, mencapai 1/3 dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional, sampai memberikan lebih banyak keuntungan dari segi biaya operasional.
Secara tidak langsung, kehadiran DFSK Gelora E selaras dengan semangat pemerintah dalam mendorong mobilitas yang ramah lingkungan melalui kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Sehingga, DFSK Gelora E mendapatkan dukungan yang baik dari pemerintah.
“Kami sudah menerima berbagai apresiasi positif dan surat pemesanan kendaraan (SPK) sejak diperkenalkan di IIMS Hybrid 2021, sehingga hal-hal tersebut memacu kami untuk melayani konsumen lebih baik kedepannya. DFSK Gelora E menjadi salah satu jawaban kami bagi para konsumen yang membutuhkan kendaraan berkualitas, utilitas tinggi, bisa diandalkan, ramah lingkungan, dan pastinya ekonomis,” tukas Achmad Rofiqi.

Sebagai sebuah kendaraan yang ramah lingkungan, DFSK Gelora E didukung dengan sistem baterai sebagai sumber penyimpanan daya listrik yang didukung teknologi pengisian fast charging di mana kapasitas 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit, serta memiliki jarak tempuh maksimal berkendara mencapai 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle). Baterai DFSK Gelora E bahkan bisa di cas di rumah dengan sistem pengisian normal yang memiliki rata-rata daya 220V 16A.
Kemudian fungsinya sebagai kendaraan komersial yang menunjang bisnis pemiliknya, DFSK Gelora E memiliki nilai yang ekonomis dalam hal efisiensi energi yang ditawarkan. DFSK Gelora E mampu menghemat biaya energi menjadi sekitar Rp 200 per kilometer. Sehingga konsumen DFSK Gelora E akan mendapatkan biaya operasional yang lebih rendah, mencapai 1/3 dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional, sampai memberikan lebih banyak keuntungan dari segi biaya operasional.
Secara tidak langsung, kehadiran DFSK Gelora E selaras dengan semangat pemerintah dalam mendorong mobilitas yang ramah lingkungan melalui kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Sehingga, DFSK Gelora E mendapatkan dukungan yang baik dari pemerintah.
“Kami sudah menerima berbagai apresiasi positif dan surat pemesanan kendaraan (SPK) sejak diperkenalkan di IIMS Hybrid 2021, sehingga hal-hal tersebut memacu kami untuk melayani konsumen lebih baik kedepannya. DFSK Gelora E menjadi salah satu jawaban kami bagi para konsumen yang membutuhkan kendaraan berkualitas, utilitas tinggi, bisa diandalkan, ramah lingkungan, dan pastinya ekonomis,” tukas Achmad Rofiqi.
(wbs)
Lihat Juga :