Mobil Banyak Parkir Saat PPKM Darurat, Ini Komponen yang Perlu Diperhatikan

Senin, 12 Juli 2021 - 13:05 WIB
loading...
Mobil Banyak Parkir...
Pemeriksaan dan perawatan sangat perlu tetap dilakukan oleh pemilik kendaraan, khususnya roda empat. Tujuannya agar mobil tetap dalam kondisi optomal dan nyaman ketika digunakan aktivitas sehari-hari. Foto
A A A
JAKARTA - PPKM Darurat yang diterapkan di Pulau Jawa dan Bali memaksa masyarakat untuk tetap di rumah hingga 20 Juli mendatang. Berkurangnya aktivitas di rumah rumah, tentu membuat kendaraan juga jarang dipakai.

Meski begitu, pemeriksaan dan perawatan sangat perlu tetap dilakukan oleh pemilik kendaraan, khususnya roda empat. Tujuannya agar mobil tetap dalam kondisi optomal dan nyaman ketika digunakan aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA: Ternyata Ini Alasan POCO M3 Pro 5G Gunakan MediaTek Dimensity 700

PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, mengatakan, bahwa pemeriksaan kondisi mobil bisa dilakukan secara mandiri dengan mudah di waktu-waktu senggang kala di rumah, tanpa harus pergi ke bengkel.

Berikut 5 tips yang bisa diperiksa mandiri oleh pemilik mobil, versi PT Sokonindo Automobile.

1. Sistem Kelistrikan

Pemilik kendaraan bisa memeriksa sistem kelistrikan dengan dimulai dari memeriksa kondisi aki yang berada di dalam mesin. Pada aki biasanya terdapat indikator yang menunjukan kondisi kerjanya.

Apabila indikator tampak berwarna merah maka aki harus segera diganti karena sudah soak, berwarna putih maka aki harus segera di-charge, dan warna biru menunjukkan aki masih prima.

Setelah itu, pemilik mobil bisa melakukan pemeriksaan dengan mengaktifkan sejumlah komponen lainnya, seperti lampu sein, lampu hazard, lampu utama, wiper, dan head unit.

"Apabila semua komponen bekerja dengan baik, maka kemungkinan besar sistem kelistrikan kendaraan dalam kondisi baik dan optimal," jelas Rofiqi.

2. Oli Mesin
Mobil Banyak Parkir Saat PPKM Darurat, Ini Komponen yang Perlu Diperhatikan

Oli mesin memegang peranan penting untuk menunjang kinerja mesin, apalagi setelah digunakan untuk perjalanan yang lama. Cara paling mudah pertama yang harus dilakukan untuk memeriksa oli mesin, dengan mengecek odometer.

Apabila sudah memasuki waktu untuk pergantian oli mesin, maka segera menggantinya dengan oli baru.

Selanjutnya, dengan cara mengecek kondisi oli mesin melalui dipstick. Melalui dipstick ini maka pemilik kendaraan bisa mengecek kualitas dan volume oli dari luar mesin.

Bila volume oli di bawah batas minimal maka bisa ditambahkan oli yang sejenis, dan apabila sudah hitam pekat maka sebaiknya diganti saja.

3. Radiator

Radiator bekerja untuk mendinginkan panas di mesin selama bekerja keras menjalankan mobil. Kondisinya perlu diperhatikan karena apabila abai diperiksa kondisinya, bisa-bisa kendaraan mengalami overheat engine.

Cara mudah untuk mengecek radiator adalah melalui cairan radiator masih sesuai dengan standar atau tidak.

"Apabila sudah berkurang maka bisa ditambahkan, dan pastikan di bagian bawah mobil tidak ada kebocoran cairan radiator," imbuhnya.

4. Kondisi Ban
Mobil Banyak Parkir Saat PPKM Darurat, Ini Komponen yang Perlu Diperhatikan

Ban merupakan komponen yang paling bekerja keras selama perjalanan karena menopang bobot kendaraan dan kontak secara langsung dengan jalanan.

"Pemilik kendaraan perlu memeriksa kondisi ban, baik dari segi tekanan angin dan ketebalannya," tutur Rofiqi.

Bila dilihat ban kurang angin, maka bisa menambah tekanan angin yang sudah direkomendasikan oleh pabrikan. Pemilik mobil bisa melihat rekomendasi tekanan dan ukuran ban dari pabrikan di pilar pintu pengemudi.

Sedangkan apabila sudah tipis atau permukaannya sudah tidak rata, maka disarankan untuk segera diganti dengan ban baru.

BACA JUGA: Layanan Cek Ketersediaan Kamar Covid-19 Sinarap 3.0 Kemenkes Sudah Bagus, Hanya Kurang Update

5. Kebersihan Interior & Eksterior

Pemilik mobil membersihkan kendaraan di interior dan eksterior untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang. Dimulai dari mengeluarkan sampah, barang yang tidak digunakan, serta membersihkan kotoran yang ada di interior.

Setelah itu dilanjut dengan mencuci eksterior dengan menggunakan sampo khusus yang diperuntukan bagi body mobil.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Ganti Logo, tapi Taruh...
Ganti Logo, tapi Taruh Taruhan Besar di Indonesia: Strategi Baru DFSK
DFSK Tancap Gas Awal...
DFSK Tancap Gas Awal Tahun, Dealer Baru di Margonda Jadi Bukti Serius Garap Pasar Depok
DFSK Tawarkan Solusi...
DFSK Tawarkan Solusi Go Green Termurah, Gelora E Varian Baru Dijual Rp248 Juta OTR Jakarta!
Kisah Dua Wajah di GIIAS...
Kisah Dua Wajah di GIIAS 2025: Mobil Niaga DFSK Jadi Tulang Punggung, Seres Perang Harga di Segmen EV Murah
DFSK & Seres Gandeng...
DFSK & Seres Gandeng Otoklix, Jaringan Bengkel Modern Siap Jadi Servis Resmi
Hadapi New Normal, DFSK...
Hadapi New Normal, DFSK Tawarkan 4 Layanan untuk Seluruh Konsumen
Rekomendasi
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved