Menghindari dan Membersihkan Jamur Pada Kaca Mobil
Rabu, 11 Agustus 2021 - 09:00 WIB
loading...
Jamur di kaca mobil diakibatkan oleh cipratan air hujan yang tidak dikeringkan atau dibersihkan dengan cepat dan terpapar sinar matahari. Foto/Astra Peugeot.
A
A
A
JAKARTA - Salah satu faktor penyebab tidak nyaman saat berkendara adalah daya pandang pengemudi tidak maksimal. Pasalnya, area kaca depan mobil yang mulai terlihat buram. Biasanya dipengaruhi banyaknya noda pada kaca mobil yang sulit dibersihkan. Padahal, noda ataupun kotoran pada kaca pun pada umumnya mudah dibersihkan. Seperti noda bekas cipratan air hujan yang sangat mudah diseka dengan wiper plus siraman air bersih atau ritual cuci mobil sekalipun.
“Tapi kalau noda pada kaca sulit dibersihkan meskipun sudah berkali-kali dicuci. Dapat dipastikan kalau kaca mobil sudah banyak dihinggapi jamur pada permukaan luarnya. Sehingga perlu penanganan khusus untuk menghilangkan jamur pada permukaan kaca,” jelas Roni Agung, Workshop Head Body & Paint Astra Peugeot Sunter.
Baca juga : Hongqi Kasih 52 Mobil Sekelas Mercedes-Benz buat Atlet China Peraih Emas Olimpiade
Munculnya jamur pada kaca biasanya disebabkan oleh air dan tidak dikeringkan kemudian langsung terpapar terik panas matahari. Kadang hujan dan terik mempercepat proses jamuran. Titik-titik air akan menguap dan meninggalkan kerak air. Selain itu proses pengeringan mobil tidak sempurna bisa juga menghadirkan jamur.
“Tapi kalau noda pada kaca sulit dibersihkan meskipun sudah berkali-kali dicuci. Dapat dipastikan kalau kaca mobil sudah banyak dihinggapi jamur pada permukaan luarnya. Sehingga perlu penanganan khusus untuk menghilangkan jamur pada permukaan kaca,” jelas Roni Agung, Workshop Head Body & Paint Astra Peugeot Sunter.
Baca juga : Hongqi Kasih 52 Mobil Sekelas Mercedes-Benz buat Atlet China Peraih Emas Olimpiade
Munculnya jamur pada kaca biasanya disebabkan oleh air dan tidak dikeringkan kemudian langsung terpapar terik panas matahari. Kadang hujan dan terik mempercepat proses jamuran. Titik-titik air akan menguap dan meninggalkan kerak air. Selain itu proses pengeringan mobil tidak sempurna bisa juga menghadirkan jamur.

Lihat Juga :