Tutup Pabrik di Indonesia, Nissan Rencanakan Jauh Sebelum Pandemi COVID-19
Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:10 WIB
loading...
President Director PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Rencana penutupan Pabrik di Indonesia sudah terendus sejak satu tahun lalu. Bahkan saat itu Nissan berencana PHK 12.500 karyawannya jauh sebelum Pandemi Virus Corona.
President Director PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi mengatakan secara khusus kepada SINDOnews, seperti yang disampaikan CEO Hiroto Saikawa. BACA JUGA - Wuling Kenalkan Logo Baru Sekaligus Beri Sinyal Kehadiran MPV Terbaru
“Sebagai bagian dari upaya kami untuk memperbaiki operasi dan efisiensi investasi, kami mengambil tindakan untuk menghentikan atau mengurangi kapasitas di lini produksi di 8 lokasi. Dari FY20-FY21 kami akan menghentikan atau mengurangi kapasitas, di lini atau pabrik di 6 lokasi. Total pengurangan jumlah karyawan akan menjadi sekitar 12.500 orang. Tidak ada detail spesifik yang dapat dibagikan untuk saat ini,” tutur Isao Sekiguchi kepada SINDOnews via WhatsApp jelang akhir tahun 2019.
.
Nissan akan mengurangi setidaknya 12.500 karyawan secara global pada Maret 2023 - pemangkasan pekerjaan terbanyak sejak 2009, hal ini tentunya akan memangkas kapasitas produksi, terutama mobil kompak di pabrik yang kurang dimanfaatkan di luar negeri.
BACA JUGA- Nissan Resmi Tutup Pabrik Perakitan Mobil di Indonesia
Nissan akan mengurangi setidaknya 12.500 karyawan secara global pada Maret 2023 - pemangkasan pekerjaan terbanyak sejak 2009, hal ini tentunya akan memangkas kapasitas produksi, terutama mobil kompak di pabrik yang kurang dimanfaatkan di luar negeri.
President Director PT Nissan Motor Indonesia Isao Sekiguchi mengatakan secara khusus kepada SINDOnews, seperti yang disampaikan CEO Hiroto Saikawa. BACA JUGA - Wuling Kenalkan Logo Baru Sekaligus Beri Sinyal Kehadiran MPV Terbaru
“Sebagai bagian dari upaya kami untuk memperbaiki operasi dan efisiensi investasi, kami mengambil tindakan untuk menghentikan atau mengurangi kapasitas di lini produksi di 8 lokasi. Dari FY20-FY21 kami akan menghentikan atau mengurangi kapasitas, di lini atau pabrik di 6 lokasi. Total pengurangan jumlah karyawan akan menjadi sekitar 12.500 orang. Tidak ada detail spesifik yang dapat dibagikan untuk saat ini,” tutur Isao Sekiguchi kepada SINDOnews via WhatsApp jelang akhir tahun 2019.
.
Nissan akan mengurangi setidaknya 12.500 karyawan secara global pada Maret 2023 - pemangkasan pekerjaan terbanyak sejak 2009, hal ini tentunya akan memangkas kapasitas produksi, terutama mobil kompak di pabrik yang kurang dimanfaatkan di luar negeri.
BACA JUGA- Nissan Resmi Tutup Pabrik Perakitan Mobil di Indonesia
Nissan akan mengurangi setidaknya 12.500 karyawan secara global pada Maret 2023 - pemangkasan pekerjaan terbanyak sejak 2009, hal ini tentunya akan memangkas kapasitas produksi, terutama mobil kompak di pabrik yang kurang dimanfaatkan di luar negeri.
Lihat Juga :