Penjualan Minim, Mitsubishi Bingung Mau Ngapain di Pasar Eropa
Senin, 01 Juni 2020 - 10:27 WIB
loading...
Mitsubishi Motors dilaporkan belum menentukan strategi pasarnya di Eropa karena pangsa pasar yang minim. Foto/Ist
A
A
A
LONDON - Nissan bisa dibilang memegang berita terbesar pekan lalu di industri automotif dengan menggoda seluruh jajarannya di masa depan dari A-Z dalam sebuah video yang disebut Nissan Next. (Baca juga: Wuling Kenalkan Logo Baru Sekaligus Beri Sinyal Kehadiran MPV Terbaru )
Video ikut memamerkan Z-car berikutnya, membawa getaran 240Z yang mendukung rumor sebelumnya bahwa kendaraan akan memiliki desain retro untuk model generasi barunya. Terlepas dari mobil sport, Nissan praktis telah mengungkap apa yang akan terjadi untuk merek dalam 18 bulan ke depan.
Tapi bagaimana dengan nasib Aliansi yang menjadi bagian Nissan? Renault-Nissan-Mitsubishi juga telah menyusun rencananya untuk kolaborasi pasca-Ghosn.
Laman Motor1 melaporkan, pembagian platform akan terus berlanjut dan diperluas ke depan dan garis terbesar dari rilis itu adalah skema "leader-follower". Di mana salah satu anggota Aliansi akan mengambil titik di area tertentu di dunia.
Mitsubishi, tentu saja, memimpin di Asia Tenggara di mana pabrikan berkembang dengan kendaraan berbasis platform pikap dan mobil kecil. Merek juga akan memimpin Aliansi ketika datang ke teknologi hybrid plug-in, mengikuti keberhasilan Outlander PHEV.
Video ikut memamerkan Z-car berikutnya, membawa getaran 240Z yang mendukung rumor sebelumnya bahwa kendaraan akan memiliki desain retro untuk model generasi barunya. Terlepas dari mobil sport, Nissan praktis telah mengungkap apa yang akan terjadi untuk merek dalam 18 bulan ke depan.
Tapi bagaimana dengan nasib Aliansi yang menjadi bagian Nissan? Renault-Nissan-Mitsubishi juga telah menyusun rencananya untuk kolaborasi pasca-Ghosn.
Laman Motor1 melaporkan, pembagian platform akan terus berlanjut dan diperluas ke depan dan garis terbesar dari rilis itu adalah skema "leader-follower". Di mana salah satu anggota Aliansi akan mengambil titik di area tertentu di dunia.
Mitsubishi, tentu saja, memimpin di Asia Tenggara di mana pabrikan berkembang dengan kendaraan berbasis platform pikap dan mobil kecil. Merek juga akan memimpin Aliansi ketika datang ke teknologi hybrid plug-in, mengikuti keberhasilan Outlander PHEV.
Lihat Juga :