New Normal di Industri Automotif, Beli Mobil Baru lewat E-Commerce

Rabu, 03 Juni 2020 - 06:00 WIB
loading...
“New Normal” di...
New Normal Beli Honda melalui daring.
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat aktivitas dan ruang gerak masyarakat terbatas. Selain diterapkannya Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di beberapa kota di Indonesia dalam dua bulan terakhir, sebagian masyarakat secara sadar memang memilih untuk di rumah dan tidak melakukan banyak aktivitas di luar.

Ternyata, hal ini berpengaruh terhadap cara konsumen melakukan proses pembelian mobil baru. Menurut catatan PT Honda Prospect Motor (HPM), jumlah konsumen yang melakukan pembelian mobil Honda secara online terus meningkat.

Pada akhir 2019 silam, misalnya, transaksi pembelian mobil Honda secara online masih di bawah 5 persen. Sementara pada April 2020, jumlahnya meroket jadi 20 persen dari seluruh total penjualan Honda di Indonesia. Mengapa?

Business Innovation and Marketing & Sales Director PT HPM Yusak Billy mengatakan, ada beberapa hal yang membuat pembelian secara online semakin diminati.

Pertama, dipengaruhi oleh pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah dan kesadaran konsumen untuk menghindari kegiatan di luar rumah. Kedua, juga dipengaruhi perilaku konsumen yang semakin terbiasa berbelanja secara online yang didukung oleh beberapa faktor, seperti konektivitas internet yang lebih terjangkau dan merata, serta meningkatnya keamanan dan kepraktisan dalam menggunakan melalui e-commerce sehingga konsumen kini lebih mudah bertransaksi dalam jumlah besar.

Jadi Tren Baru

Menurut Yusak Billy, aktivitas beli mobil online ini tidak hanya dilakukan oleh konsumen yang repeat order atau pernah melakukan pembelian mobil Honda sebelumnya. ”Namun juga konsumen baru yang semakin percaya terhadap brand Honda. Saya rasa trennya akan terus meningkat setelah kita memasuki era normal yang baru nanti,” ujarnya.

Tren itu sudah dirasakan langsung oleh Marketing Honda Soleh Iskandar Bogor Ilham Januardi. Menurutnya, saat ini konsumen tidak ada yang datang ke dealer. ”Mereka hanya melakukan pemesanan secara online dengan transfer ke rekening kantor. Wiraniaga akan menjelaskan hitungan leasing melalui WhatsApp atau telepon. Konsumen cukup di rumah saja,” ungkapnya.

Yang sedikit berubah, menurut Ilham, di masa pandemi Covid-19 pihak leasing memang lebih ketat dengan memberlakukan uang muka/down payment minimal 40 persen.

Permudah Pembelian, Gandeng E-Commerce

Menyambut peningkatan transaksi online oleh konsumen, PT HPM juga tidak tinggal diam. Mereka menawarkan senjumlah program yang mempermudah konsumen membeli mobil. Salah satunya “Beli Honda di Rumah Aja”.

Konsumen yang membeli Honda Mobilio dan Honda BR-V lewat situs resmi dealer dan berbagai jalur online lainnya mendapat gratis cicilan sebanyak tiga bulan. Juga, bonus gratis biaya perawatan berkala (Jasa + parts s/d 50.000 km atau 4 tahun) untuk setiap pembelian model mobil Honda.

Tidak hanya itu, konsumen bahkan bisa membeli mobil Honda lewat e-commerce. Tepatnya, di toko resmi (official store) Honda di Blibli dan Tokopedia. Ada promo eksklusif di kedua situs penjualan online tersebut untuk membuat konsumen tertarik.

“New Normal” di Industri Automotif, Beli Mobil Baru lewat E-Commerce


Di pihak e-commerce, Executive Vice President (EVP) of Digital Product & Automotive Category Blibli Lay Ridwan Gautama mengaku berupaya keras agar konsumen bisa bertransaksi dengan nyaman. Salah satunya, lewat tampilan informasi produk yang lengkap, program penjualan, bahkan kemudahan memilih dealer yang dekat dengan lokasi konsumen. ”E-Commerce mampu menjaga akses ke pasar walaupun di tengah keterbatasan akibat Covid-19,” ujarnya.

AVP of Business Tokopedia David Kartono mengungkap bahwa dari sisi penyedia layanan e-commerce, pihaknya berupaya terus mengakselerasi adopsi digital bagi para pelaku usaha, termasuk dari industri automotif. ”Agar bisnis yang masih sepenuhnya dikelola luring, dapat segera beroperasi kembali dengan membuka kanal daring,” ujarnya.

Artinya, tren beli mobil secara online diprediksi akan terus meningkat kedepannya. Bahkan, bukan tidak mungkin menjadi “new normal” dalam membeli mobil. Konsumen yang sudah menjatuhkan pilihan terhadap mobil yang akan dibeli, tidak perlu datang ke dealer. Cukup membelinya secara online.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Berita Terkini
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Motor Listrik Cerdas...
Motor Listrik Cerdas Yadea OSTA dan VELAX Hadir di PRJ 2026
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Motor 2 Tak Naik Daun,...
Motor 2 Tak Naik Daun, MIE Hadir di BBQ Ride 2026
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Infografis
13 Perwira Jabat Kapolsek...
13 Perwira Jabat Kapolsek Baru di Jabodetabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved