Produsen Mobil China NIO Dikabarkan Mengembangkan Smartphone

Senin, 08 Agustus 2022 - 06:01 WIB
loading...
Produsen Mobil China...
NIO, pabrikan kendaraan listrik asal China yang didirikan pada tahun 2017, berencana untuk meluncurkan smartphone. Foto/insideevs
A A A
BEIJING - NIO, pabrikan kendaraan listrik asal China yang didirikan pada tahun 2017, berencana untuk meluncurkan smartphone . NIO juga dikabarkan sedang mengerjakan sub-merek untuk kendaraan listrik dengan anggaran USD15-30 ribu.

CEO perusahaan William Li mengkonfirmasi bahwa NIO sedang mencari pengembangan smartphone. Dia mengutip rumor lama, tapi masih belum dikonfirmasi, Apple Car sebagai motif untuk memasuki ruang smartphone.

Sekarang, menurut posting Weibo oleh influencer China, William Li mengkonfirmasi bahwa NIO akan meluncurkan smartphone. Lebih lanjut, Li rupanya memberi tahu influencer bahwa smartphone akan berbentuk tradisional, tidak melengkung atau lipat.

Baca juga; Segera Rilis di China, Begini Desain Unik Ponsel Layar Lipat Xiaomi

Biayanya dilaporkan sedikit lebih murah daripada iPhone dan dapat menggunakan chip Snapdragon 8 Gen 2. Menurut posting smartphone ini akan hadir tahun depan, sementara NIO berencana untuk meluncurkan versi yang diperbarui setiap tahun.

Ini muncul karena laporan tentang sub-merek NIO yang lebih terjangkau terus berkembang. Menurut Electrek, merek tersebut diberi nama kode Project Firefly dan bertujuan untuk melayani pasar kelas bawah. EV-nya dilaporkan akan menelan biaya antara USD15-30 ribu.

Setelah banyak sukses di China, NIO berekspansi ke Eropa. Pembuat mobil memasuki pasar Norwegia tahun lalu dan akan diluncurkan di Swedia, Jerman, dan Belanda pada tahun 2022. Selanjutnya, NIO akan membuka pabrik di Hongaria bulan depan.

Baca juga; Dipasangi Sensor Bawaan, Lithuania Menyeru Warga Buang Ponsel China

Fasilitas seluas 107.000 kaki persegi akan menjadi hub Eropa NIO dan akan digunakan terutama untuk produksi baterai. Pabrik tersebut bertujuan untuk memproduksi 240 stasiun pertukaran baterai per tahun. Saat ini, tujuan NIO adalah memiliki 4.000 stasiun pertukaran baterai yang beroperasi di seluruh dunia pada tahun 2025.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Rekomendasi
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Berita Terkini
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved