Begini Sejarah Mobil Listrik, Tak Dihiraukan hingga Jadi Status Sosial
Selasa, 27 September 2022 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A

Ketika tambang-tambang minyak mulai bermunculan di Texas, Amerika Serikat, membuat tempat pengisian bensin lebih dapat menjangkau pedesaan dan kota. Seiring dengan hal tersebut, populasi mobil listrik pun mulai berkurang sejak 1935.
Pada 1968-1973 harga bensin melambung tinggi. Harga bensin yang melambung tinggi tersebut disebabkan oleh banyaknya permintaan mobil internal combustion engine (ICE). Hal ini membuat pamor listrik kembali naik.
Saat itu terdapat perusahaan General Motors yang mengembangkan prototipe untuk mobil listrik perkotaan. Prototipe tersebut ditampilkan pada Low Pollution Power Systems Development pada 1973. Selain itu, ada Sebring-Vanguard yang telah memproduksi 2.000 CitiCars. CitiCars dapat menempuh jangkauan 50-60 mil. Mobil ini cukup terkenal, sehingga menjadikan Sebring Vanguard sebagai produsen mobil Amerika Serikat terbesar keenam pada 1975.
Dibandingkan dengan mobil bertenaga gas, kendaraan listrik memang mempunyai jangkauan yang terbatas, serta performa yang kurang. Dampaknya, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik pun kembali memudar. Hingga akhirnya, pada 1990, pemerintah Amerika Serikat memperbarui peraturan terkait pengembangan mobil listrik.
Salah satu aturan tersebut adalah memperbolehkan untuk memodifikasi kendaraan populer menjadi kendaraan listrik. Hal ini memungkinkan kendaraan untuk dapat mencapai kecepatan serta kinerja yang lebih mendekati kendaraan bertenaga bensin.
Baca juga : Bugatti Pentingkan Eksklusivitas Ketimbang Bikin SUV
Lihat Juga :