Canggih, Sterilkan Gudang Makanan dengan Robot Disinfeksi
Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Ia merasa senang memiliki kesempatan untuk bekerja dengan MIT CSAIL dan Ava Robotics dalam hal inovasi dan memajukan teknik sanitasi untuk melawan Covid-19. Seperti diketahui, Covid-19 adalah patogen baru yang GBFB atau bahkan seluruh dunia belum merancang untuk mengatasi hal ini sebelumnya. (Baca juga: Blunder Tanganai Wabah Covid-19, Menkes Selandia Baru Mundur)
Sebagai langkah pertama, tim melakukan teleoperasi robot untuk mengajarinya jalan disekitar gudang. Robot telah dilengkapi sistem otonom untuk bergerak sehingga tim tidak perlu menavigasi dari jarak jauh.
Ia dapat pergi ketitik arah yang ditentukan pada petanya seperti pergi ke dok pemuatan, lantai pengiriman gudang, dan kembali ke pangkalan. Mereka menentukan titik arah dari lalu lintas manusia dan dapat menambahkan titik baru ke peta sesuai dengan kebutuhan.
Di dalam gudang GBFB, tim mengidentifikasi lantai pengiriman gudang sebagai area yang sangat penting sehingga robot harus mendisinfeksinya. Setiap harinya para pekerja membuat lorong-lorong produk dan mengaturnya hingga 50 pickup oleh mitra dan truk distribusi pada hari berikutnya. Ini membuat disinfeksi sangat prioritas untuk mengurangi persebaran Covid-19 ke masyarakat.
Perubahan area yang akan didisinfeksi membuat tim harus mengajarkan robot untuk membedakan antara lorong yang dihuni dan tidak dihuni. Tujuannya adalah mengubah jalur sesuai dengan rencana.
Saat ini tim sedang mengeksplorasi cara menggunakan sensor onboard yang dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Robot akan menyesuaikan kecepatannya untuk memastikan dosis yang disarankan dapat diterapkan pada benda dan permukaan di wilayah baru. (Lihat videonya: Diduga Gunakan ilmu Kebal, pencuri jadi Bulan-bulanan Warga)
“Saat kami mengarahkan robot di sekitar bank makanan, kami juga meneiti kebijakan kontrol baru yang akan memungkinkan robot untuk beradaptasi dengan perubahan di lingkungandan memastikan semua area menerima takaran dosis yang tepat,” kata Pierson, peneliti di CSAIL MIT. (Fandy)
Sebagai langkah pertama, tim melakukan teleoperasi robot untuk mengajarinya jalan disekitar gudang. Robot telah dilengkapi sistem otonom untuk bergerak sehingga tim tidak perlu menavigasi dari jarak jauh.
Ia dapat pergi ketitik arah yang ditentukan pada petanya seperti pergi ke dok pemuatan, lantai pengiriman gudang, dan kembali ke pangkalan. Mereka menentukan titik arah dari lalu lintas manusia dan dapat menambahkan titik baru ke peta sesuai dengan kebutuhan.
Di dalam gudang GBFB, tim mengidentifikasi lantai pengiriman gudang sebagai area yang sangat penting sehingga robot harus mendisinfeksinya. Setiap harinya para pekerja membuat lorong-lorong produk dan mengaturnya hingga 50 pickup oleh mitra dan truk distribusi pada hari berikutnya. Ini membuat disinfeksi sangat prioritas untuk mengurangi persebaran Covid-19 ke masyarakat.
Perubahan area yang akan didisinfeksi membuat tim harus mengajarkan robot untuk membedakan antara lorong yang dihuni dan tidak dihuni. Tujuannya adalah mengubah jalur sesuai dengan rencana.
Saat ini tim sedang mengeksplorasi cara menggunakan sensor onboard yang dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Robot akan menyesuaikan kecepatannya untuk memastikan dosis yang disarankan dapat diterapkan pada benda dan permukaan di wilayah baru. (Lihat videonya: Diduga Gunakan ilmu Kebal, pencuri jadi Bulan-bulanan Warga)
“Saat kami mengarahkan robot di sekitar bank makanan, kami juga meneiti kebijakan kontrol baru yang akan memungkinkan robot untuk beradaptasi dengan perubahan di lingkungandan memastikan semua area menerima takaran dosis yang tepat,” kata Pierson, peneliti di CSAIL MIT. (Fandy)
(ysw)
Lihat Juga :