Lebih Tiga Dekade Berkiprah, FIF Tak Sekadar Membiayai Kendaraan
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari Astra Financial, FIF Group terus melakukan transformasi digital sesuai dengan perkembangan kemajuan teknologi digital yang makin masif. Transformasi yang dilakukan tersebut tak sekadar memberikan kemudahan bagi masyarakat, namun juga sesuai dengan harapan Otoritas jasa Keuangan (OJK) agar industri ultifinance masuk ke level bisnis yang hanya bisa diraih lewat pendekatan teknologi atau transformasi digital.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya yang juga Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono saat ditemui di pameran GIIAS 2022 belum lama ini mangatakan, pertumbuhan multifinance sangat baik di tengah kondisi ekonomi nasional masih dalam masa pemulihan. OJK, lanjut dia, mendorong segmen multifinance lebih sehat, kuat dan sustainable.
Dia pun menilai, Astra Financial Group memiliki risk manajemen, tata kelola yang baik, dan dikelola oleh para manajemen yang profesional. “Kami pun mendorong lembaga pembiayaan untuk memberikan kemudahan fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan pembiayaan, dan Astra Financial memiliki ekosistem yang kuat,”tegasnya.
Membiayai Beragam Kebutuhan
Di usianya yang menginjak 33 tahun, FIF Group terus melakukan ekspansi dalam memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat. FIF Group menghadirkan FINATRA (Productive Financing) sebagai solusi finansial bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin menumbuhkan dan mengembangkan usahanya. FINATRA memberikan kemudahan akses modal usaha bagi pelaku UMKM yang memiliki latar belakang baik dan memiliki keinginan untuk maju.
Chief Executive Officer (CEO) FIF Group , Margono Tanuwijaya dalam keterangan resminya mengatakan, hadirnya FINATRA diharapkan dapat mendorong kebangkitan perekonomian Indonesia. “Mengutip data Kementerian Koperasi dan UMKM, sebanyak 61,97% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia merupakan kontribusi dari UMKM,”sebutnya. Kehadiran FINATRA, lanjut dia, diharapkan dapat menambah stimulus dan memperkuat kebangkitan perekonomian Indonesia. Terlebih sektor UMKM juga menjadi penyerap tenaga kerja paling besar, yaitu sebesar 97%.
Sedangkan Microfinancing Division Head, Cicilia Tri Hapsariningtyas, menyatakan FINATRA menawarkan beragam kemudahan bagi para pelaku UMKM. Pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pembiayaan modal usaha dengan pengajuan plafon mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 250 juta dengan tenor maksimal 5 tahun. “Selain itu, FINATRA juga menawarkan proses pembiayaan yang cepat dengan durasi maksimal 3 hari lamanya,” katabnya.
Dalam proses pengajuan pembiayaan modal usaha FINATRA, pelaku UMKM dapat menggunakan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kendaraan roda empat maupun roda dua maupun sertifikat hak milik sebuah properti. Cicilia mengharapkan FINATRA dapat menjadi mesin pertumbuhan di sektor productive financing dengan menembus Pembiayaan Mikro dan memberikan layanan terbaiknya.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya yang juga Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono saat ditemui di pameran GIIAS 2022 belum lama ini mangatakan, pertumbuhan multifinance sangat baik di tengah kondisi ekonomi nasional masih dalam masa pemulihan. OJK, lanjut dia, mendorong segmen multifinance lebih sehat, kuat dan sustainable.
Dia pun menilai, Astra Financial Group memiliki risk manajemen, tata kelola yang baik, dan dikelola oleh para manajemen yang profesional. “Kami pun mendorong lembaga pembiayaan untuk memberikan kemudahan fasilitas bagi masyarakat untuk mendapatkan pembiayaan, dan Astra Financial memiliki ekosistem yang kuat,”tegasnya.
Membiayai Beragam Kebutuhan
Di usianya yang menginjak 33 tahun, FIF Group terus melakukan ekspansi dalam memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat. FIF Group menghadirkan FINATRA (Productive Financing) sebagai solusi finansial bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ingin menumbuhkan dan mengembangkan usahanya. FINATRA memberikan kemudahan akses modal usaha bagi pelaku UMKM yang memiliki latar belakang baik dan memiliki keinginan untuk maju.
Chief Executive Officer (CEO) FIF Group , Margono Tanuwijaya dalam keterangan resminya mengatakan, hadirnya FINATRA diharapkan dapat mendorong kebangkitan perekonomian Indonesia. “Mengutip data Kementerian Koperasi dan UMKM, sebanyak 61,97% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia merupakan kontribusi dari UMKM,”sebutnya. Kehadiran FINATRA, lanjut dia, diharapkan dapat menambah stimulus dan memperkuat kebangkitan perekonomian Indonesia. Terlebih sektor UMKM juga menjadi penyerap tenaga kerja paling besar, yaitu sebesar 97%.
Sedangkan Microfinancing Division Head, Cicilia Tri Hapsariningtyas, menyatakan FINATRA menawarkan beragam kemudahan bagi para pelaku UMKM. Pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pembiayaan modal usaha dengan pengajuan plafon mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 250 juta dengan tenor maksimal 5 tahun. “Selain itu, FINATRA juga menawarkan proses pembiayaan yang cepat dengan durasi maksimal 3 hari lamanya,” katabnya.
Dalam proses pengajuan pembiayaan modal usaha FINATRA, pelaku UMKM dapat menggunakan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) kendaraan roda empat maupun roda dua maupun sertifikat hak milik sebuah properti. Cicilia mengharapkan FINATRA dapat menjadi mesin pertumbuhan di sektor productive financing dengan menembus Pembiayaan Mikro dan memberikan layanan terbaiknya.
Lihat Juga :