Dibayangi Krisis Semikonduktor dan Perang Ukraina, Produksi Global Toyota Tak Capai Target
Senin, 31 Oktober 2022 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Selama April-September 2022, Toyota telah memproduksi 4.482.600 unit kendaraan di seluruh dunia. Angka tersebut meningkat 10 persen dibandingkan tahun lalu.
Namun, masih 5 persen lebih sedikit dari target awal Toyota. Sebab, selama 2022 raksasa mobil asal Jepang itu berencana untuk memproduksi 9,7 juta kendaraan untuk mencapai rekor baru.
Sayangnya, kelangkaan chip semikonduktor dan pasokan suku cadang, serta ditutupnya pabrik di Rusia akibat invasi ke Ukraina membuat Toyota pesimistis target produksi 9,7 juta unit kendaraan hingga Maret 2023 dapat tercapai.
“Meski Toyota baru-baru ini mengatakan ada kemungkinan kuat untuk merevisi target 9,7 juta, jumlah produksi itu sendiri telah meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Seiji Sugiura, analis senior di Tokai Tokyo Research Institute seperti dilansir Reuters.
“Jadi, meski jumlah kendaraan tidak seperti yang diharapkan Toyota, saya yakin ini bergerak menuju pemulihan produksi. Untuk saat ini, kita akan melihat kembali penjualan meningkat dan jumlah produksi juga meningkat,” ungkapnya.
Namun, masih 5 persen lebih sedikit dari target awal Toyota. Sebab, selama 2022 raksasa mobil asal Jepang itu berencana untuk memproduksi 9,7 juta kendaraan untuk mencapai rekor baru.
Sayangnya, kelangkaan chip semikonduktor dan pasokan suku cadang, serta ditutupnya pabrik di Rusia akibat invasi ke Ukraina membuat Toyota pesimistis target produksi 9,7 juta unit kendaraan hingga Maret 2023 dapat tercapai.
“Meski Toyota baru-baru ini mengatakan ada kemungkinan kuat untuk merevisi target 9,7 juta, jumlah produksi itu sendiri telah meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Seiji Sugiura, analis senior di Tokai Tokyo Research Institute seperti dilansir Reuters.
“Jadi, meski jumlah kendaraan tidak seperti yang diharapkan Toyota, saya yakin ini bergerak menuju pemulihan produksi. Untuk saat ini, kita akan melihat kembali penjualan meningkat dan jumlah produksi juga meningkat,” ungkapnya.
Lihat Juga :