Jangan Main-main, Ini Akibatnya Jika Sering Telat Ganti Oli
Kamis, 17 November 2022 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Oli yang tidak diganti akan mengental dalam jangka waktu tertentu. Jika didiamkan dalam waktu lama, maka akan terjadi penumpukan kontaminan. Adanya kontaminan dalam oli pun bakal berdampak pada komponen mesin seperti piston dan blok silinder.
Singkat kata, apabila terlanjur rusak Anda harus menggantinya dengan cara turun mesin. Hal ini tentunya akan membuat Anda harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit.
“Jangan terlalu sering menunda ganti oli jika sudah waktunya, agar performa mobil tetap terjaga karena pelumas akan terus melindungi komponen mesin. Selain itu, pastikan pula memilih pelumas yang sesuai dengan spesifikasi dari pabrikan. Misalkan jenis viskositas yang sesuai, jika pabrikan mobil menganjurkan pelumas 0W-20 maka sebaiknya saat melakukan penggantian juga menggunakan pelumas yang viskositasnya sama,” ungkapnya.
Perhatikan juga jenis pelumas, jangan sampai anjuran pabrikan menggunakan pelumas sintetis tapi saat mengganti oli menggunakan oli mineral, hanya karena harganya lebih murah. Ditakutkan efek jangka panjangnya tidak baik untuk mesin mobil itu sendiri.
Terakhir tentunya pilih pelumas yang berkualitas seperti produk pelumas lansiran PT Pertamina Lubricants (PTPL). Di mana pelumas Pertamina ini memiliki beberapa varian pelumas sintetis yang sesuai untuk mobil modern hingga oli mineral untuk mobil yang usianya lebih dari 5 tahun.
“Produk pelumas Pertamina dilengkapi dengan formulasi Nano Guard Technology. Yaitu teknologi pelumas sintetis untuk mesin bensin terbaru dan dirancang dengan cermat untuk memenuhi persyaratan performa teratas yang terbukti efektif melindungi mesin dan membersihkannya secara menyeluruh hingga celah tersempit,” pungkas Brahma.
Singkat kata, apabila terlanjur rusak Anda harus menggantinya dengan cara turun mesin. Hal ini tentunya akan membuat Anda harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit.
“Jangan terlalu sering menunda ganti oli jika sudah waktunya, agar performa mobil tetap terjaga karena pelumas akan terus melindungi komponen mesin. Selain itu, pastikan pula memilih pelumas yang sesuai dengan spesifikasi dari pabrikan. Misalkan jenis viskositas yang sesuai, jika pabrikan mobil menganjurkan pelumas 0W-20 maka sebaiknya saat melakukan penggantian juga menggunakan pelumas yang viskositasnya sama,” ungkapnya.
Perhatikan juga jenis pelumas, jangan sampai anjuran pabrikan menggunakan pelumas sintetis tapi saat mengganti oli menggunakan oli mineral, hanya karena harganya lebih murah. Ditakutkan efek jangka panjangnya tidak baik untuk mesin mobil itu sendiri.
Terakhir tentunya pilih pelumas yang berkualitas seperti produk pelumas lansiran PT Pertamina Lubricants (PTPL). Di mana pelumas Pertamina ini memiliki beberapa varian pelumas sintetis yang sesuai untuk mobil modern hingga oli mineral untuk mobil yang usianya lebih dari 5 tahun.
“Produk pelumas Pertamina dilengkapi dengan formulasi Nano Guard Technology. Yaitu teknologi pelumas sintetis untuk mesin bensin terbaru dan dirancang dengan cermat untuk memenuhi persyaratan performa teratas yang terbukti efektif melindungi mesin dan membersihkannya secara menyeluruh hingga celah tersempit,” pungkas Brahma.
(wsb)
Lihat Juga :