Terlambat Lakukan Recall Mini Coopers, BMW Grup Harus Bayar Denda
Jum'at, 25 Desember 2015 - 10:40 WIB
Terlambat Lakukan Recall Mini Coopers, BMW Grup Harus Bayar Denda
A
A
A
NEW YORK - National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau badan keselamatan jalan raya Amerika mengeluarkan surat denda untuk salah satu grup BMW yaitu Mini. Karena dianggap gagal memenuhi ketentuan waktu recall dari 30.456 unit MINI Cooper model tahun 2014 dan 2015.
Akibat kelalaian melakukan penarikan kembali (recall) BMW Group didenda hingga USD 40 juta atau sekitar Rp 549,8 miliar di Amerika Serikat. Hal ini serupa sebelumnya menimpa Fiat Chrysler Automobiles dan Honda juga kena denda akibat masalah yang hampir serupa.
"Perusahaan harus mengambil kesempatan ini untuk mereformasi prosedur dan budaya untuk menempatkan keselamatan pada tempatnya," kata Administrator NHTSA Mark Rosekind seperti dikutip Auto News, Jumat (25/12/2015).
Denda kali bukanlah yang pertama bagi BMW Group karena di 2012 lalu juga telah didenda USD 3 juta karena masalah yang hampir sama. Sebenarnya BMW telah diberikan surat direkomendasi untuk mencegah penjualan MINI Cooper terbaru yang dianggap belum memenuhi regulasi keselamatan di Amerika Serikat.
Karena model itu gagal pada saat tes tabrak (crash test) pada Oktober 2014 dan Juli 2015. NHTSA menemukan kenyataan bahwa BMW tidak mengeluarkan kampanye recall dan segera meluncurkan investigasi pada bulan September.
Setelah kejadian ini pihak BMW mengeluarkan surat pernyataan yang mengatakan BMW berkomitmen untuk lebih meningkatkan proses recall untuk lebih melayani para pelanggan.
Akibat kelalaian melakukan penarikan kembali (recall) BMW Group didenda hingga USD 40 juta atau sekitar Rp 549,8 miliar di Amerika Serikat. Hal ini serupa sebelumnya menimpa Fiat Chrysler Automobiles dan Honda juga kena denda akibat masalah yang hampir serupa.
"Perusahaan harus mengambil kesempatan ini untuk mereformasi prosedur dan budaya untuk menempatkan keselamatan pada tempatnya," kata Administrator NHTSA Mark Rosekind seperti dikutip Auto News, Jumat (25/12/2015).
Denda kali bukanlah yang pertama bagi BMW Group karena di 2012 lalu juga telah didenda USD 3 juta karena masalah yang hampir sama. Sebenarnya BMW telah diberikan surat direkomendasi untuk mencegah penjualan MINI Cooper terbaru yang dianggap belum memenuhi regulasi keselamatan di Amerika Serikat.
Karena model itu gagal pada saat tes tabrak (crash test) pada Oktober 2014 dan Juli 2015. NHTSA menemukan kenyataan bahwa BMW tidak mengeluarkan kampanye recall dan segera meluncurkan investigasi pada bulan September.
Setelah kejadian ini pihak BMW mengeluarkan surat pernyataan yang mengatakan BMW berkomitmen untuk lebih meningkatkan proses recall untuk lebih melayani para pelanggan.
(dol)