Ini Alasan Menkominfo Pilih Google Loon

Rabu, 13 Januari 2016 - 13:15 WIB
Ini Alasan Menkominfo...
Ini Alasan Menkominfo Pilih Google Loon
A A A
BEBERAPA bulan belakangan, telah ramai dipergunjingkan tentang Google dengan Project Loon di Indonesia. Namun, ternyata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, sebenarnya memiliki rencana melakukan uji coba projek hampir serupa yang diberi nama, Helion, milik PT Integrasi Sinergi Teknologi asal Bandung.

Bedanya, Google Loon itu BTS (Base Transceiver Station) yang dibawa terbang ke udara. Sedangkan Helion itu seperti balon udara yang memancarkan WiFi.

Menkominfo akhirnya membeberkan alasannya mengapa uji coba urung dilaksanakan. Bahkan, memilih melakukan projek uji coba Google Loon terlebih dahulu. Padahal project uji coba Helion telah dicanangkan mulai pertengahan tahun lalu.

"Bukannya saya ingin lebih mendahulukan Google. Saat membicarakan hal ini pertengahan 2015 lalu, teman-teman yang menangani Helion mengatakan baru akan siap pada kuartal pertama 2016. Oleh karena itu, saya sepakati Google Loon terlebih dahulu," ujar Rudiantara di Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Menurutnya, Helion tidak akan menjadi pesaing dari Google Loon karena konsepnya memang berbeda. Selain itu, Helion hanya akan ada di ketinggian 50 meter.

Meskipun begitu, Helion akan dapat lebih independen untuk beroperasi, sementara Google Loon jelas harus memiliki izin dari provider yang sudah ada terlebih dahulu.

"Kita tentunya tidak bisa menutup diri terhadap perkembangan teknologi. Helion, dari segi regulasi pastinya akan kita permudah. Model bisnisnya saat ini juga sedang saya review, saya panggil mereka untuk diskusi bersama. Tapi ini diluar kapasitas saya sebagai Menteri, karena saya senang dengan anak-anak muda yang inovatif," pungkas Rudiantara.
(dyt)
Berita Terkait
Google.org Umumkan Pendanaan...
Google.org Umumkan Pendanaan Edukasi AI dan Ketahanan Pangan untuk 6 juta Orang di Asia Tenggara
Google Luncurkan Inovasi...
Google Luncurkan Inovasi AI untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Indonesia
Google Luncurkan 11.000...
Google Luncurkan 11.000 Beasiswa untuk Keterampilan Digital
Komdigi dan Google Luncurkan...
Komdigi dan Google Luncurkan Google Play Protect untuk Keamanan Digital
Google.org Salurkan...
Google.org Salurkan Hibah US$3,5 Juta untuk Dukung 200.000 Petani Kecil di Thailand dan Vietnam
Gebrakan Ramadan Gemini...
Gebrakan Ramadan Gemini 2026 dari Google
Berita Terkini
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Hobi Gila Aquaman Jason...
Hobi Gila Aquaman Jason Momoa: Bikin Mobil Klasik Jadi Listrik hingga Koleksi Harley Jadul
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved