Gaikindo Sayangkan Keputusan Ford Hengkang

Rabu, 27 Januari 2016 - 17:23 WIB
Gaikindo Sayangkan Keputusan...
Gaikindo Sayangkan Keputusan Ford Hengkang
A A A
JAKARTA - Beberapa hari lalu, kabar mengejutkan datang dari Agen Pemegang Merek (APM) PT Ford Motor Indonesia (FMI) terkait keberadaannya di Indonesia. Ford memutuskan untuk mundur dari seluruh operasi bisnisnya di Tanah Air.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyayangkan keputusan yang diambil Ford tersebut. Gaikindo belum mengetahui secara pasti alasan yang menyebabkan produsen asal Amerika Serikat (AS) itu hengkang. (Baca: Kemenperin Minta Ford Tetap Berikan Layanan Purna Jual)

"Terkait masalah Ford yang memutuskan untuk mundur dari pasar Indonesia, saya juga masih belum mengerti apa alasannya. Kalau yang saya baca memang Ford mengalami kerugian. Sebab biar bagaimanapun pasar kita ini memang didominasi oleh merek Jepang. Akan tetapi bukan berarti merek non-Jepang tidak memiliki kesempatan masuk pasar automotif Tanah Air," ujar Co-Chairman 1 Gaikindo, Jongkie D Sugiarto di Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Dia menuturkan, Gaikindo sendiri sangat menyanyangkan langkah yang diambil Ford. Selama ini, organisasi berusaha merangkul merek-merek di selurih dunia untuk masuk ke pasar Indonesia. (Baca: Ford Hengkang, PHK Tak Terelakan)

"Awalnya juga kita yang mengundang para merek-merek mobil yang ada untuk terjun di Indonesia. Karena semakin banyak brand yang masuk maka harga akan semakin bersaing, tentu saja dapat menguntungkan konsumen juga," imbuhnya.

Disinggung mengenai adakah regulasi dari pemerintah terhadap industri automotif di Tanah Air yang kurang menguntungkan bagi brand di luar Jepang? "Saya rasa aturan yang ada sudah sangat fair dan mendukug untuk melakukan kompetisi yang baik. Hanya saja untuk memenangkan persaingan memang dibutuhkan strategi terkait produk, harga dan waktu yang tepat," jelas Jongkie.
(dmd)
Berita Terkait
Bukan dari Jepang, Ini...
Bukan dari Jepang, Ini Motor Pertama yang Masuk Indonesia
Operasi Gabungan Pajak...
Operasi Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor
Awal 2023, Jumlah Kendaraan...
Awal 2023, Jumlah Kendaraan di Indonesia Tembus 152 Juta Unit
Jumlah Pabrik Komponen...
Jumlah Pabrik Komponen Mobil di Indonesia Kalah Jauh dari Thailand
Tak Usah Ragu Beli Kendaraan...
Tak Usah Ragu Beli Kendaraan Listrik, Bayar Pajaknya Murah dan Mudah!
Ditinggal Ngetik Berita,...
Ditinggal Ngetik Berita, Motor Wartawan Digondol Maling
Berita Terkini
CEO Baru Volvo Fokus...
CEO Baru Volvo Fokus ke Pasar Amerika: Produksi Lokal Jadi Kunci Atasi Tarif Impor!
1 hari yang lalu
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
1 hari yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
1 hari yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
1 hari yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
2 hari yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
2 hari yang lalu
Infografis
Dikabarkan Hengkang...
Dikabarkan Hengkang dari Real Madrid, Isco Diincar Empat Klub
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved