Tahun Ini Mitsubishi Naikkan Target Penjualan Meski Kondisi Ekonomi Stagnan
Jum'at, 25 Maret 2016 - 19:54 WIB
Tahun Ini Mitsubishi Naikkan Target Penjualan Meski Kondisi Ekonomi Stagnan
A
A
A
JAKARTA - Pelambatan ekonomi Indonesia di 2015 membuat pasar automotif nasional turun 14%. Kondisi ini berdampak pada hampir semua merek, termasuk Mitsubishi yang tak mampu memenuhi target penjualan selama setahun. Namun masih bisa menjaga segmen share kendaraannya baik di kelas kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga ringan.
Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Hisashi Ishimaki mengatakan, kalau target 80.000 unit pada 2015 hanya mampu dicapai 77.000-an unit.
"Saya perlu tekankan, bahwa meski tak bisa memenuhi target, kami berhasil mempertahankan segmen share, 21% untuk kendaraan penumpang dan 27% untuk kendaraan niaga," ucap Ishimaki dalam sambutannya.
Dalam catatan resmi KTB yang diberikan pada Sindonews, Jumat (25/3/2016), memperkirakan kondisi pasar kendaraan penumpang dan niaga ringan masih dalam kondisi stagnan pada 2016 tidak menyurutkan usaha dan target. Bahkan membuat KTB semakin fokus dan optimistis dalam meningkatkan penjualan di segmen ini.
Perkiraan ini dibenarkan Ishimaki, setelah melihat pencapaian dua bulan pertama 2016, pasar 2016 tidak akan berbeda jauh dengan 2015, begitu juga dengan Mitsubishi. Saat ini target internal dinaikkan 4% dari pencapaian tahun kemarin, bersamaan dengan target pencapaian kepuasan pelanggan, yakni CSI dan SSI, dimana KTB belum pernah meraihnya secara bersamaan.
Semenatara Imam Choeru Cahya, Head of MMC Sales Group KTB menambahkan kalau target penjualan tahun ini ditetapkan sebanyak 80.000 unit. Target ini terdiri dari kendaraan penumpang dan kendaraan niaga.
"Kita akui masih sulit, saat ini belum normal harga komoditi, kondisi ekonomi global juga belum membaik, dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Tapi kami akan konsisten menggarap pasar kendaraan penumpang dengan memperkuat jangkauan diler, dan produk-produk menarik," ujar Imam.
Tahun kemarin merujuk data penjualan retail sales Gaikindo, kendaraan penumpang Mitsubishi mencatatkan penurunan penjualan sebanyak 11,9% menjadi 20.371 unit dikarenakan permintaan pasar secara keseluruhan yang mengalami penurunan.
Meskipun demikian, masing-masing model kendaraan penumpang Mitsubishi mampu meningkatkan pangsa pasarnya ditengah turunnya permintaan di masing-masing kelas.
Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Hisashi Ishimaki mengatakan, kalau target 80.000 unit pada 2015 hanya mampu dicapai 77.000-an unit.
"Saya perlu tekankan, bahwa meski tak bisa memenuhi target, kami berhasil mempertahankan segmen share, 21% untuk kendaraan penumpang dan 27% untuk kendaraan niaga," ucap Ishimaki dalam sambutannya.
Dalam catatan resmi KTB yang diberikan pada Sindonews, Jumat (25/3/2016), memperkirakan kondisi pasar kendaraan penumpang dan niaga ringan masih dalam kondisi stagnan pada 2016 tidak menyurutkan usaha dan target. Bahkan membuat KTB semakin fokus dan optimistis dalam meningkatkan penjualan di segmen ini.
Perkiraan ini dibenarkan Ishimaki, setelah melihat pencapaian dua bulan pertama 2016, pasar 2016 tidak akan berbeda jauh dengan 2015, begitu juga dengan Mitsubishi. Saat ini target internal dinaikkan 4% dari pencapaian tahun kemarin, bersamaan dengan target pencapaian kepuasan pelanggan, yakni CSI dan SSI, dimana KTB belum pernah meraihnya secara bersamaan.
Semenatara Imam Choeru Cahya, Head of MMC Sales Group KTB menambahkan kalau target penjualan tahun ini ditetapkan sebanyak 80.000 unit. Target ini terdiri dari kendaraan penumpang dan kendaraan niaga.
"Kita akui masih sulit, saat ini belum normal harga komoditi, kondisi ekonomi global juga belum membaik, dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Tapi kami akan konsisten menggarap pasar kendaraan penumpang dengan memperkuat jangkauan diler, dan produk-produk menarik," ujar Imam.
Tahun kemarin merujuk data penjualan retail sales Gaikindo, kendaraan penumpang Mitsubishi mencatatkan penurunan penjualan sebanyak 11,9% menjadi 20.371 unit dikarenakan permintaan pasar secara keseluruhan yang mengalami penurunan.
Meskipun demikian, masing-masing model kendaraan penumpang Mitsubishi mampu meningkatkan pangsa pasarnya ditengah turunnya permintaan di masing-masing kelas.
(dol)