Alasan Samsung Caplok Perusahaan Teknologi Automotif Harman

Senin, 14 November 2016 - 20:43 WIB
Alasan Samsung Caplok...
Alasan Samsung Caplok Perusahaan Teknologi Automotif Harman
A A A
JAKARTA - Samsung Electronics dan Harman Industri Internasional Inc telah mengumumkan kesepakatan akuisisi senilai USD8 miliar atau setara Rp107 triliun. Langkah ini sebagai upaya Samsung dalam meningkatkan kemampuan konektivitas teknologi, khususnya pada sektor automotif yang diperkirakan tumbuh lebih dari USD100 miliar pada 2025.

Harman adalah pemimpin pasar dalam teknologi konektivitas kendaraan, dengan lebih dari 30 juta kendaraan dilengkapi sistem konektivitas audio perusahaan, mencakup infotainment, telematika, konektivitas keselamatan dan keamanan kendaraan.

Kombinasi merek Harman dengan kemampuan audio dan keahlian Samsung dalam produk elektronik akan memberikan manfaat dalam meningkatkan pengalaman bagi konsumen di seluruh portofolio perusahaan.

"Harman melengkapi kesempurnaan Samsung dalam hal teknologi, produk dan solusi, serta memperpanjang strategi automotif yang kami kejar dalam beberapa waktu terakhir," ujar Vice Chairman dan Chief Executive Officer Samsung Electronics, Oh-Hyun Kwon, seperti dilansir dalam website resmi Harman, Senin (14/11/2016).

(Baca: Samsung Akuisisi Perusahaan Teknologi Automotif AS Rp107 Triliun)

Ketua, Presiden dan CEO Harman, Dinesh Paliwal menyatakan, Transaksi ini akan membawa Harman dan Samsung kekuatan yang saling melengkapi untuk mempercepat inovasi yang dilakukan kedua perusahaan. Salah satunya terkait pengembangan mobil otonom.

"Lebih luas lagi, investasi ini menggarisbawahi kekuatan karyawan Harman, serta kesuksesan kami dan kepemimpinan di pasar. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Samsung untuk meningkatkan pengalaman bagi konsumen di seluruh dunia," katanya.

Presiden dan Chief Strategy Officer Samsung Electronics, Young Sohn mengatakan, kendaraan ke depan akan berubah ke era teknologi cerdas dan konektivitas seperti peralihan dari fitur ponsel sederhana menjadi perangkat pintar canggih selama satu dekade terakhir.

"Kami melihat peluang pertumbuhan jangka panjang yang cukup besar di pasar teknologi automotif. Karena permintaan untuk komponen elektronik khusus Samsung dan solusi terus berkembang," tandasnya.
(dmd)
Berita Terkait
Desain Bodi Samsung...
Desain Bodi Samsung Galaxy Z Flip Muncul di TENAA
Samsung Buka Pre-Order...
Samsung Buka Pre-Order Galaxy Z Flip 5G
Samsung Galaxy Z Flip...
Samsung Galaxy Z Flip 5G Dapat Sertifikasi TENAA
Tidak Asal Foto, Begini...
Tidak Asal Foto, Begini Cara Memotret Produk Agar Laris di Online Shop
Tanggal Peluncuran Samsung...
Tanggal Peluncuran Samsung Galaxy S23 Series Bocor
Samsung Galaxy Unpacked...
Samsung Galaxy Unpacked Akan Berlangsung Bulan Depan
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved