Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Kamis, 23 Juli 2026 - 07:31 WIB
loading...
Mobil listrik buatan China. FOTO/ CNC
A
A
A
BEIJING - Penasihat perdagangan Amerika Serikat, Peter Navarro, meyakini bahwa BYD muncul sebagai tantangan besar bagi produsen mobil tradisional.
Gedung Putih terus mengeluarkan peringatan tentang meningkatnya persaingan dari produsen kendaraan listrikTiongkok, dengan BYD dipandang sebagai pesaing terkuat yang memberikan tekanan pada industri otomotif global.
Penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, meyakini bahwa BYD muncul sebagai tantangan besar bagi produsen mobil tradisional berkat keunggulannya dalam rantai pasokan, skala produksi, dan daya saing harga.
Menurutnya, model pengembangan BYD mencerminkan strategi jangka panjang Tiongkok dalam membangun industri kendaraan listrik. Pada tahun 2025, BYD menargetkan penjualan sekitar 4,6 juta kendaraan, termasuk 2,26 juta kendaraan listrik murni, melampaui penjualan kendaraan listrik Tesla.
Perusahaan ini juga meningkatkan ekspansi produksi di Eropa, Asia Tenggara,AmerikaLatin, dan Timur Tengah untuk mengurangi dampak hambatan perdagangan.
Navarro berpendapat bahwa Barat perlu memperkuat langkah-langkah untuk melindungi pasarnya dari masuknya kendaraan listrik murah dari China, karena persaingan global meluas ke baterai, perangkat lunak otomotif, dan rantai pasokan strategis.
Gedung Putih terus mengeluarkan peringatan tentang meningkatnya persaingan dari produsen kendaraan listrikTiongkok, dengan BYD dipandang sebagai pesaing terkuat yang memberikan tekanan pada industri otomotif global.
Penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, meyakini bahwa BYD muncul sebagai tantangan besar bagi produsen mobil tradisional berkat keunggulannya dalam rantai pasokan, skala produksi, dan daya saing harga.
Menurutnya, model pengembangan BYD mencerminkan strategi jangka panjang Tiongkok dalam membangun industri kendaraan listrik. Pada tahun 2025, BYD menargetkan penjualan sekitar 4,6 juta kendaraan, termasuk 2,26 juta kendaraan listrik murni, melampaui penjualan kendaraan listrik Tesla.
Perusahaan ini juga meningkatkan ekspansi produksi di Eropa, Asia Tenggara,AmerikaLatin, dan Timur Tengah untuk mengurangi dampak hambatan perdagangan.
Navarro berpendapat bahwa Barat perlu memperkuat langkah-langkah untuk melindungi pasarnya dari masuknya kendaraan listrik murah dari China, karena persaingan global meluas ke baterai, perangkat lunak otomotif, dan rantai pasokan strategis.
(wbs)
Lihat Juga :