Beroperasi Gunakan Gerryball, Uber Kembali Jadi Pergunjingan

Senin, 06 Maret 2017 - 14:01 WIB
Beroperasi Gunakan Gerryball,...
Beroperasi Gunakan Gerryball, Uber Kembali Jadi Pergunjingan
A A A
SAN FRANCISCO - Uber, transportasi berbasis online asal Amerika memang sempat menjadi perbincangan hangat beberapa waktu lalu. Baru-baru ini Uber pun kembali menjadi bahan pergunjingan.

Kabarnya perusahaan yang identik dengan warna hitam ini diam-diam menggunakan alat bernama Greyball. Dimana alat tersebut difungsikan untuk menghindari pelanggaran peraturan pemerintah setempat.

Bahkan alat tersebut dapat beroperasi di kota-kota yang sebenarnya melarang layanan Uber beroperasi. Meski begitu, berdasarkan laporan dari New York Times, Greyball merupakan bagian dari program Uber atas keprihatinan kepada para pengemudi.

Meski begitu, sebagaimana dilansir dari Slash Gear, Senin (6/3/2017), pihak Uber menjelaskan pada awalnya alat ini berfungsi untuk menghindari pengemudi dari tindak kekerasan dijalan. "Program ini berfungsi untuk menolak permintaan pengguna yang melanggar persyaratan dari kami. Apakah orang tersebut berniat melukai pengemudi ataupun menghindari pesaing yang coba mengganggu area operasi kami," ungkap pihak Uber.

Sementara di area yang dianggap berbahaya, aplikasi hanya akan menampilkan ketersediaan kendaraan secara fiktif. Alat ini juga mampu mengidentifikasi kebiasaan pengguna yang sering kali menutup dan membuka aplikasi dan dinilai mencurigakan.
(wbs)
Berita Terkait
CEO Uber Minta Pelanggan...
CEO Uber Minta Pelanggan Tidak Memberikan Uang Tip
Aksi Tim Uber Indonesia...
Aksi Tim Uber Indonesia Kalahkan Jerman 5-0
Susunan Pemain Indonesia...
Susunan Pemain Indonesia vs Korea Selatan di Semifinal Piala Uber 2024
Keseruan Nobar Final...
Keseruan Nobar Final Piala Uber 2024 di Kemenpora
Hasil Piala Uber 2026:...
Hasil Piala Uber 2026: Ester Penentu Kemenangan Tim Indonesia atas Taiwan 3-2
China vs Korea Selatan...
China vs Korea Selatan Bentrok di Final Piala Uber 2022
Berita Terkini
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved