Pada 2020, Indonesia Targetkan Produksi Mobil 2,5 Juta Unit

Senin, 13 Maret 2017 - 12:23 WIB
Pada 2020, Indonesia...
Pada 2020, Indonesia Targetkan Produksi Mobil 2,5 Juta Unit
A A A
JAKARTA - Pemerintah tak main-main mematok target produksi pada 2020. Sebanyak 2,5 juta unit harus bisa dicapai mengingat capaian tahun 2015 sudah mampu di angka 2 juta unit per tahun.

Dari segi kapasitas, saat ini industri automotif nasional sudah mampu memproduksi mobil sesuai dengan harapan pemerintah tersebut. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, kapasitas produksi terpasang industri mobil nasional pada 2015 naik menjadi 2 juta unit per tahun dari 2014 sebesar 1,95 juta unit.

Dengan kondisi tersebut, Indonesia telah berhasil menyamai kemampuan produksi Thailand yang selama ini jadi raja di ASEAN. Namun, untuk bisa memenuhi target, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,

Seiring dengan target tersebut, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan, terutama soal penyerapan pasarnya baik untuk domestik maupun ekspor. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia( Gaikindo), merilis pada 2016 jumlah produksi mobil nasional mencapai 1,1 juta unit. Adapun produksi Thailand menembus angka 1,9 juta unit.

Sementara itu untuk pasar ekspor mobil nasional, untuk yang dikirimkan utuh atau completely built-up/CBU baru mencapai 194.397 unit. Adapun yang dikirimkan terurai atau completely knocked-down/CKD sebanyak 202.626 unit, ditambah 6.233.144 komponen.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meminta industri automotif di dalam negeri agar terus melakukan inovasi teknologi, menambah investasi, meningkatkan serapan tenaga kerja, serta menggandeng mitra lokal. Langkah ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan dan daya saing sektor manufaktur sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Airlangga mengungkapkan industri automotif merupakan sektor andalan dalam kebijakan industri nasional yang berperan besar terhadap PDB. "Industri automotif ditargetkan mampu produksi mencapai 2,5 juta unit pada 2020," ungkapnya.

Dalam upaya peningkatan produksi dan penjualan automotif di Indonesia, lanjut Airlangga, diperlukan koordinasi serta pemahaman visi dan misi antara pemerintah dengan pelaku usaha. (Anton C/Danang Arradian/Wahyu Sibarani)
(bbk)
Berita Terkait
Jadi Senjata Pikat Cewek,...
Jadi Senjata Pikat Cewek, Ini Tips Mengasah Selera Humormu
Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu...
Selamat Jalan Mas Edi...Kebaikanmu Akan Selalu Kami Kenang
Tiga Jurnalis SINDO...
Tiga Jurnalis SINDO Raih Juara Lomba Tulis dan Foto Telkomsel
Telkom Indonesia dan...
Telkom Indonesia dan SINDO Makassar Perpanjang Kerjasama
HUT ke-16, Ini Link...
HUT ke-16, Ini Link Registrasi Webinar Koran Sindo: Tren Bank Digital dan Geliat UMKM Go International
Indonesiasentris & Pembangunan...
Indonesiasentris & Pembangunan Seluruh Rakyat Indonesia
Berita Terkini
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Pertamax Tembus Rp16.250?...
Pertamax Tembus Rp16.250? Ini Daftar Harga Mobil Hybrid Termurah hingga Termahal 2026!
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved