Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif

Senin, 08 Juni 2026 - 18:15 WIB
loading...
Jurus China Singkirkan...
Mercedes-Benz. FOTO/ The Car
A A A
BEIJING - Pengetatan regulasi preferensial oleh China untuk PHEV dipandang berpotensi menyebabkan merek-merek Eropa menarik diri dari pasar mobil terbesar di dunia.

MenurutCarscoops, China memperketat kriteria kelayakan untuk kendaraan hibrida plug-in (PHEV), yang secara tidak langsung dapat mengecualikan model PHEV Eropa.

Secara spesifik, PHEV di Tiongkok dulunya memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif jika memiliki jangkauan listrik murni sejauh 43 km. Namun, sejak awal tahun ini, ambang batas ini telah meningkat menjadi 100 km.

MenurutCarscoops, ini mungkin menjadi alasan mengapa banyak model PHEV dari merek Tiongkok sekarang memiliki jangkauan listrik murni yang bahkan melampaui beberapa model listrik murni dari beberapa tahun yang lalu.

Sementara itu, PHEV dari merek-merek Barat seringkali menggunakan paket baterai yang lebih kecil, sehingga menghasilkan jarak tempuh listrik murni yang agak terbatas. Bahkan model yang paling "elit", seperti Range Rover, hanya dapat mencapai jarak tempuh listrik murni maksimum 121 km, sebagaimana tercantum dalam siklus WLTP.


Saat ini, pasar menawarkan banyak model PHEV buatan Tiongkok dengan jangkauan listrik murni lebih dari 160 km per pengisian daya. Beberapa model bahkan dapat mencapai jangkauan berkali-kali lipat lebih besar dari itu dalam mode listrik murni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved