Korporasi Besar Disarankan Aplikasikan Komputasi Awan

Jum'at, 09 Februari 2018 - 02:01 WIB
Korporasi Besar Disarankan...
Korporasi Besar Disarankan Aplikasikan Komputasi Awan
A A A
JAKARTA - Era digitalisasi menuntut perusahaan menerapkan teknologi informasi (TI) yang canggih. Termasuk perusahaan korporasi tambang dan kontraktor.

CEO PT Sumber Mitra Jaya (SMJ) Kuhan mengatakan, implementasi teknologi canggih semata-mata demi mengimbangi cepatnya perubahan. “Nah, solusi SAP HANA Enterprise yang jadi pilihan berbasis karena komputasi awan (private cloud),” kata Kuhan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Tujuan pemilihan arsitektur TI berbasis komputasi awan dari SAP adalah guna menghemat biaya infrastruktur TI serta lisensinya. Hal ini sejalan dengan tujuan perusahaan atas penerapan teknologi canggih. "Perusahaan tentu ingin meningkatkan efisiensi operasional dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan," ujarnya.

Seperti diketahui mulai 1 Februari 2018, PT SMJ selaku perusahan kontraktor mining dan konstruksi dengan berpengalaman lebih dari 26 tahun mengerjakan proyek-proyek strategis di Tanah Air, telah memutuskan untuk mengikuti perubahan dengan mengimplementasikan sistem IT berbasis Big Data, yakni SAP HANA Enterprise Cloud (HEC). Sistim ini dikombinasikan dengan SAP Rapid Deployment Solutions (RDS).

Dijelasknan Kunan, Enterprise Resources Planning (ERP) SAP HANA Enterprise Cloud dirancang dan dibangun menggunakan teknologi SAP S/4HANA yang sudah dikenal lebih dahulu. Sedangkan versi terakhir yang di luncurkan adalah SAP S/4HANA ver. 1709.

SAP HANA Enterprise Cloud mencakup seluruh bagian perusahaan secara terintegrasi mulai dari pembuatan bujet, manajemen proyek, pembelian, penjualan, perawatan (asset maintenance), inventaris hingga pencatatan akuntansi dan keuangan.

Selain itu, sistem juga memiliki teknologi canggih fiori yang memungkinan pengguna melakukan transaksi anywhere, anytime, and any device. Fiori ini bisa di akses melalui perangkat mobile (ponsel atau tablet). Fitur seperti approval dan analytic report sangat favorit dan membantu level managerial mengontrol perusahaan secara real time.
(mim)
Berita Terkait
Penetrasi Internet Meningkat,...
Penetrasi Internet Meningkat, 3 Fitur Pembayaran Berbasis Cloud Diluncurkan
Tencent Cloud Luncurkan...
Tencent Cloud Luncurkan Internet Data Center di Indonesia
3 Fungsi Fitur Private...
3 Fungsi Fitur Private Cloud dalam Sistem Keamanan Data
Lokasi Edge Pertama...
Lokasi Edge Pertama AWS di Indonesia Diresmikan, Isu Latency Tuntas
Fitur Key-pair Bantu...
Fitur Key-pair Bantu Akselerasi Infrastruktur Digital di Indonesia
Teknologi Cloud Mudahkan...
Teknologi Cloud Mudahkan Akses dan Memonitor Aktivitas Pajak
Berita Terkini
Pertamax Tembus Rp16.250?...
Pertamax Tembus Rp16.250? Ini Daftar Harga Mobil Hybrid Termurah hingga Termahal 2026!
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved