Kota-kota di Jerman Dapat Melarang Mobil Diesel

Rabu, 28 Februari 2018 - 11:34 WIB
Kota-kota di Jerman...
Kota-kota di Jerman Dapat Melarang Mobil Diesel
A A A
BERLIN - Kota-kota di Jerman akan diizinkan melarang mobil diesel berumur tua dari beberapa wilayah setelah keputusan pengadilan.

Pengadilan Administratif Federal di Leipzig menyatakan, Kota Stuttgart dan Duesseldorf dapat secara legal melarang mobil diesel dengan polusi lebih banyak dan berumur lebih tua dari zonazona yang mengalami polusi udara. Pemerintah dan industri mobil menentang larangan tersebut karena dianggap dapat memengaruhi seluruh negara.

Mereka khawatir para pemilik mobil diesel akan terganggu kehidupannya dan mobil-mobil diesel akan mengalami penurunan nilai. Keputusan oleh pengadilan administratif tertinggi di Jerman itu muncul setelah beberapa negara bagian mengajukan gugatan untuk menentang larangan yang diterapkan pengadilan lokal di Stuttgart dan Duesseldorf.

Kasus ini awalnya dibawa oleh kelompok lingkungan DUH. DUH menyatakan larangan itu diperlukan setelah sekitar 70 kota di Jerman mengalami kondisi udara dengan kadar nitrogen oksida melebihi batas tahun lalu. Batas untuk kadar nitrogen oksida itu ditentukan oleh Uni Eropa (UE).

“Ini hari hebat untuk udara bersih di Jerman,” papar Managing Director DUH Juergen Resch, dikutip kantor berita Reuters .

Mobil-mobil diesel mendapat sorotan sejak skandal “dieselgate” yang dialami Volkswagen (VW). Dalam skandal itu terungkap produsen mobil memanipulasi 11 juta mobil di berbagai penjuru dunia untuk mengelabui tes emisi regulator.

Emisi diesel mengandung nitrogen oksida yang dapat mengakibatkan penyakit pernapasan. Kelompok lobi berharap larangan itu akan mengakhiri penolakan berbagai pihak untuk mengganti mobil-mobil penyebab polusi agar memenuhi standar UE.

Keputusan pengadilan ini juga menjadi pukulan bagi pemerintahan Kanselir Jerman Angela Merkel yang menentang larangan tersebut. Pemerintahan Merkel mendapat kritik karena kedekatannya dengan industri mobil.

Pemerintah Jerman telah melobi agar pengadilan menentang larangan tersebut karena khawatir dapat membuat marah jutaan pengemudi dan mengganggu lalu lintas di kota.

Larangan ini juga akan memengaruhi nilai 12 juta kendaraan di Jerman yang merupakan pasar mobil terbesar di Eropa. Harga saham produsen mobil Jerman: VW, Daimler, dan BMW, turun setelah keputusan itu. Melemah 1,7%, 0,4% dan 0,8%. (Syarifuddin)
(nfl)
Berita Terkait
Mengintip Geliat Bisnis...
Mengintip Geliat Bisnis Restorasi Mobil Klasik
Penampakan Evakuasi...
Penampakan Evakuasi Mobil yang Dirusak dan Diceburkan Warga ke Sungai di Palembang
Mazda Indonesia Hadirkan...
Mazda Indonesia Hadirkan Produk Unggulan di GJAW 2023
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan dan Penggelapan Mobil Rental Lintas Daerah
Penjualan Mobil Bekas...
Penjualan Mobil Bekas kembali Menggeliat
Peluncuran Mobil Listrik...
Peluncuran Mobil Listrik ALETRA L8 EV pada GJAW 2024
Berita Terkini
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved