CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik

Kamis, 03 April 2025 - 20:30 WIB
loading...
CEO XPENG: Mobil Terbang...
Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli . FOTO/ SCMP
A A A
BEIJING - XPENG , produsen kendaraan listrik (EV) ternama asal China, telah mengumumkan investasi sebesar 3 miliar yuan untuk pengembangan pesawat lepas landas dan mendarat vertikal listrik (eVTOL).



Investasi besar ini mencerminkan visi perusahaan untuk membawa perubahan besar dalam industri transportasi, dengan CEO XPENG He Xiaopeng memperkirakan bahwa pesawat listrik kemungkinan akan menjadi lebih populer daripada kendaraan listrik tradisional dalam waktu dekat.

Berbicara di forum China EV100 di Beijing, He Xiaopeng mencatat bahwa pasar pesawat terbang ketinggian rendah, yang saat ini hanya mencakup 3 hingga 5 persen dari penjualan otomotif global, telah berhasil meraih 20 persen dari pendapatan penjualan.

Ia memperkirakan bahwa dalam dua dekade berikutnya, pasar mobil terbang global dapat tumbuh pesat dan mencapai nilai USD2 triliun—dua kali lipat ukuran pasar kendaraan darat.

Perkiraan ini menunjukkan keyakinan XPENG terhadap potensi besar di sektor mobilitas udara, dengan tujuan menjadi pemimpin di bidang baru ini.

Sebagai langkah untuk mewujudkan visi ini, XPENG membangun pabrik baru di Guangzhou, kota kelahirannya.

Pabrik ini diharapkan mampu memproduksi 10.000 unit pesawat eVTOL per tahun pada tahun 2026, menandai langkah signifikan bagi perusahaan dalam memperluas jangkauan produknya di luar EV tradisional.

Dengan fasilitas produksi ini, XPENG berharap dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat akan teknologi transportasi masa depan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
Rekomendasi
Dituduh Pindah Warganegara...
Dituduh Pindah Warganegara Singapura, Pendiri ByteDance Zhang Yiming Angkat Bicara
Mentalitas Pemain Timnas...
Mentalitas Pemain Timnas Indonesia U-17 Disorot Jelang Laga Perdana Lawan Korea Selatan
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
Siapa Sultan Qaboos?...
Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana
Dita Karang, Jinny,...
Dita Karang, Jinny, dan Minji Keluar dari Secret Number, Kontrak Berakhir
Kisah Mike Tyson dari...
Kisah Mike Tyson dari Bangkrut hingga Bangun Kerajaan Bisnis Ganja
Berita Terkini
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
16 menit yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
32 menit yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
2 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
4 jam yang lalu
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
7 jam yang lalu
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved