Aturan Euro 4 Kembalikan Hak Masyarakat untuk Udara Bersih

Jum'at, 10 Agustus 2018 - 09:03 WIB
Aturan Euro 4 Kembalikan...
Aturan Euro 4 Kembalikan Hak Masyarakat untuk Udara Bersih
A A A
JAKARTA - Salah satu yang disebut-sebut menjadi penyumbang terbesar pencemaran udara di Indonesia ialah jumlah kendaraan bermotor yang terus meningkat.

Saat ini pemerintah sedang gencar menggalakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) Euro 4.

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) M.R.Karliansyah menegaskan bahwa kondisi udara yang sudah kian tercemar dan sudah mutlak untuk diperbaiki.

Menurut Kaliansyah, salah satu alasan mengapa aturan tersebut diadakan adalah untuk memberikan udara yang lebih baik bagi masyarakat.

"Dari data kami, perbandingan antara Euro 2 dengan Euro 4 itu menurunkan 55% kandungan CO dalam udara, 6% kandungan Nox dan 60% kandungan HC," jelas Kaliansyah dalam diskusi Forum Medan Merdeka Barat, Kamis (9/8/2018).

Dengan penggunaan Euro 4 ini diharapkan hak masyarakat untuk dapat menghirup udara yang lebih layak dapat tercapai.

Sebab udara yang tidak bagus dapat membuat kesehatan masyarakat terganggu. Berdasarkan data kajian yang dilakukan tahun 2011-2012 lalu banyak sekali masyarakat yang terkena dampak dari polusi udara itu sendiri.

"Kami pernah bekerjasama untuk melakukan kajian di Jakarta, hasilnya diperolah Rp 3,8 triliun uang masyarakat habsi untuk biaya berobat akibat pencemaran udara," ujarnya.

Selain itu kendaraan bermotor yang menggunakan BBM standar Euro 4 akan merawat mesin jauh lebih bagus dari pada menggunakan bahan bakar saat ini (Euro 2).

KHLK sendiri menargetkan penggunaan BBM standar Euro 4 akan terlaksana pada Oktober mendatang.
(wbs)
Berita Terkait
GAIKINDO Ngotot Tetap...
GAIKINDO Ngotot Tetap Gelar GIIAS 2020 The Series
GIIAS 2020 Batal, Gaikindo...
GIIAS 2020 Batal, Gaikindo Siapkan Pengganti Pameran di Jakarta
Selamatkan Industri...
Selamatkan Industri Automotif RI dari COVID-19, GIIAS 2020 Tetap Digelar?
Nggak Mau Cari Gara-Gara...
Nggak Mau Cari Gara-Gara Sama Corona, GIIAS 2020 Resmi Dibatalkan
GIIAS 2021 Resmi Digelar,...
GIIAS 2021 Resmi Digelar, Menko Perekonomian Airlangga: Mendorong Industri Otomotif
Penasaran Dengan Gaji...
Penasaran Dengan Gaji Mbak-mbak SPG GIIAS? Ternyata Segini Bocorannya
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved