Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:32 WIB
loading...
Fakta Baru Pasar Mobil...
Lonjakan penjualan mobil listrik membuat pasar otomotif Eropa kembali tumbuh, sementara merek-merek China terus memperbesar pangsa pasarnya. Foto: BYD
A A A
EROPA - Permintaan kendaraan listrik dan hybrid menjadi penopang utama pertumbuhan pasar mobil Eropa. Di saat penjualan mobil bensin dan diesel turun tajam, produsen asal China justru mencatat pertumbuhan tertinggi.

Data European Automobile Manufacturers' Association (ACEA) menunjukkan total registrasi mobil baru di Uni Eropa, Inggris, dan negara-negara European Free Trade Association (EFTA) mencapai 1.152.523 unit pada Mei 2026.

Angka tersebut naik 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sepanjang Januari-Mei 2026, registrasi kendaraan juga meningkat 4,5 persen dibanding lima bulan pertama 2025.

Kendaraan Listrik Menjadi Motor Pertumbuhan

ACEA menyebut kendaraan elektrifikasi masih menjadi pendorong utama pasar. Penjualan Battery Electric Vehicle (BEV) naik 39,1 persen, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) meningkat 13,2 persen, sedangkan mobil hybrid bertambah 8,2 persen.

Ketiga jenis kendaraan itu kini menyumbang lebih dari dua pertiga seluruh registrasi mobil baru selama Mei.

Dalam keterangannya, ACEA mengatakan pasar masih ditopang oleh tingginya minat konsumen terhadap berbagai teknologi elektrifikasi di negara-negara utama Eropa.

"Pasar terus memperoleh manfaat dari permintaan konsumen yang kuat terhadap berbagai teknologi elektrifikasi di pasar-pasar utama Eropa. Kondisi ini didukung insentif pajak baru maupun yang diperbarui, serta berbagai program stimulus kendaraan ramah lingkungan," tulis ACEA.

Sebaliknya, kendaraan bermesin pembakaran internal mengalami penurunan tajam. Penjualan mobil bensin maupun diesel sama-sama turun sekitar 19 persen.


Merek China Terus Menambah Pangsa Pasar

Perubahan preferensi konsumen juga mengubah peta persaingan industri otomotif Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
6 Merek Kurma Israel...
6 Merek Kurma Israel yang Diboikot Umat Muslim di Eropa dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved