Laporan Sebut Chip Modem 5G Huawei Tak Efisien

Selasa, 13 Agustus 2019 - 18:00 WIB
Laporan Sebut Chip Modem...
Laporan Sebut Chip Modem 5G Huawei Tak Efisien
A A A
SEOUL - Sebuah laporan baru dari perusahaan analitik IHS Markit mengungkap bahwa chip modem 5G Huawei, seperti yang digunakan pada Huawei Mate 20 X 5G, tidak efisien dan terlalu besar. Masalah ini telah menghasilkan produksi perangkat yang lebih besar dan lebih boros energi daripada yang seharusnya.

Handset itu sendiri ditenagai oleh SoC Kirin 980 dan dilengkapi dengan chip modem Balong 5000 5G. Keduanya dirancang oleh unit Hi-Silicon Huawei, tapi diproduksi oleh pabrik perakian TSMC.

Laman Phone Arena melaporkan, satu masalah yang terungkap adalah chip modem Balong 5000 5G adalah chip modem smartphone pertama yang tersedia secara komersial untuk mendukung 5G/4G/3G/2G. Dukungan itu biasanya dianggap hal yang baik.

Persoalannya, Kirin 980 memiliki chip modem 4G/3G/2G terintegrasi yang disebut laporan "tidak digunakan dan tidak perlu" pada Mate 20 X. Chip modem Balong 5G juga memiliki ukuran cetakan 50% lebih besar (bagian dari silikon wafer digunakan untuk satu chip) daripada modem Qualcomm X50 5G dan modem Samsung Exynos 5100 5G. Chip modem Baloong 5G juga membutuhkan RAM 3 GB dan tidak mendukung spektrum mmWave 5G.

Tetapi inefisiensi ini tidak akan bertahan lama. Laporan itu mengatakan, tahun depan prosesor smartphone akan mengintegrasikan modem multimode 5G/4G/3G/2G. Terobosan itu dapat menyebabkan harga yang lebih rendah untuk handset 5G karena modem terpisah tidak diperlukan lagi.

Hal ini juga akan menghilangkan kebutuhan akan chip manajemen memori dan daya yang digunakan hanya untuk chip modem 5G. Terpenting, harga yang lebih rendah bisa menyebabkan adopsi 5G yang lebih luas.

Huawei melakukan beberapa hal dengan benar, kata laporan itu. Meskipun ada beberapa duplikasi antara chip modem Balong 5G dan modem terintegrasi di dalam Kirin 980. Sementara Mate 20 X 5G hanya bergantung pada satu modem yakni chip modem Balong 5G. Namun, handphone memiliki tuner radio 4G dan 5G yang terpisah, sesuatu yang IHS Markit harapkan akan diintegrasikan ke dalam satu radio di masa depan.
(mim)
Berita Terkait
Huawei nova 7, 7 SE...
Huawei nova 7, 7 SE dan 7 Pro Debut dengan Kamera 64 MP dan 5G
Honor Resmikan X10 5G,...
Honor Resmikan X10 5G, Ponsel Seri X Pertama dengan Kemampuan 5G
Case Pelindung Huawei...
Case Pelindung Huawei Mate 40 Pro 5G Benarkan Display Air Terjun
Seri Huawei Mate 40...
Seri Huawei Mate 40 Gunakan Teknologi Liquid-Camera
Bocoran Ini Ungkap Habis-habisan...
Bocoran Ini Ungkap Habis-habisan Huawei Mate 40 dan Mate 40 Pro 5G
Huawei Patenkan Dua...
Huawei Patenkan Dua Smartphone dengan Kamera di Bawah Layar
Berita Terkini
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Pertamax Tembus Rp16.250?...
Pertamax Tembus Rp16.250? Ini Daftar Harga Mobil Hybrid Termurah hingga Termahal 2026!
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved