Mahasiswa Baru UAI Langsung 'Dijejali' Sains

Jum'at, 06 September 2019 - 05:20 WIB
Mahasiswa Baru UAI Langsung...
Mahasiswa Baru UAI Langsung 'Dijejali' Sains
A A A
JAKARTA - Penguasaan sains sudah menjadi tuntutan bagi generasi milenial. Untuk itu, Kampus Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) mengenalkan dunia sains secara tidak langsung kepada mahasiswa barunya saat menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) untuk Tahun Akademik 2019/2020.

Pengenalan sains dibalut kampanye green lifestyle guna meningkatkan kepedulian kaum muda terhadap lingkungan, terutama penggunaan plastik. "Menggalakkan green lifestyle, pada PKKMB tahun ini, mahasiswa baru juga mendeklarasikan Green Lifestyle, di mana mahasiswa membuat solar cell (tenaga matahari) menggunakan petromak, membuat totebag berbahan kaos, dan membawa botol minum (tumbler)," kata Rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Prof Asep Saefuddin dalam keterangan resminya, Kamis (5/9/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari mulai 3-6 September 2019 diikuti lebih dari 1.000 mahasiswa baru yang berasal dari 19 program studi. "Untuk solar cell menggunakan petromak, kami akan memberikannya kepada desa binaaan UAI di Desa Pulo Sari, Karawang, Jawa Barat. Selain meningkatkan produktivitas masyarakat desa merasakan hasil karya UAI, juga mengajarkan green lifestyle. Mengusung tema GenFast, diharapkan mahasiswa baru dapat menanamkan sifat Fathonah, Amanah, Siddiq, dan Tabligh seperti panutan kita, Nabi Muhammad SAW," harap Rektor UAI.

Hal senada dikatakan Ketua Panitia PKKMB 2019 UAI, Andri Hadiansyah. Selama PKKMB setiap mahasiswa tidak saja mendapatkan materi mengenai pengenalan kampus, tapi juga mendapatkan sesi motivasi dari nilai-nilai Islam dan ke-Al-Azhar-an.Tujuannya agar mahasiswa tidak hanya baik dalam perilaku, namun baik dari segi agama sebagai modal menghadapi lingkungan perguruan tinggi hingga lulus nanti. "Kegiatan PKKMB tidak hanya dalam ruangan, namun ada outbondnya, hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa saling percaya satu sama lain dan kerja sama yang kuat,” katanya seraya menambahkan materi yang diberikan selama PKKMB ikut menyinggung entrepreneur generasi milenial 4.0.
(mim)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Hobi Gila Aquaman Jason...
Hobi Gila Aquaman Jason Momoa: Bikin Mobil Klasik Jadi Listrik hingga Koleksi Harley Jadul
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved