Begini Cerita Pemred SINDO Media Tentang Keselamatan Berkendara

Minggu, 08 Desember 2019 - 13:16 WIB
Begini Cerita Pemred...
Begini Cerita Pemred SINDO Media Tentang Keselamatan Berkendara
A A A
JAKARTA - Yayasan Astra Honda Motor (AHM) terus melakukan kampanye pentingnya keamanan berkendara bagi seluruh pengguna jalan raya. Kampanye bertajuk #cariamanitukeren itu fokus diberikan kepada generasi muda, khususnya siswa-siswi SMA, agar mereka dapat belajar mengenai safety riding.

Tentunya pembelajaran itu dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Misalnya yang dilakukan di SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta, Kamis (5/12/2019). Pada kesempatan itu, AHM menggandeng SINDO Media dan aplikasi TikTok.

Di hadapan para siswa, Pemimpin Redaksi (Pemred) SINDO Media, Djaka Susila, yang berperan sebagai moderator acara, menceritakan pengalamannya ketika terkena tilang polisi untuk pertama kalinya. Sanksi itu diberikan karena dia tidak menggunakan helm ketika mengendarai sepeda motor.

Sanksi tilang diterima Djaka sebagai teguran dari pihak kepolisian agar dirinya selalu mengutamakan keamanan dalam berkendara. Sejak saat itu, dia berjanji pada dirinya sendiri untuk menaati segala aturan yang ada ketika berkendara di jalan raya.

"Sekarang saya kalau naik motor harus lengkap, pakai helm, jaket, sepatu, sarung tangan, dan semua komponen lain. Karena keamanan berkendara yang paling utama," tuturnya.

Sementara itu, Ahmad Muhibbuddin, Wakil Ketua Yayasan Astra Honda Motor, mengaku senang dapat mengampanyekan cara berkendara yang baik di jalan. Sebab, meskipun sudah mengenakan pakaian yang aman untuk berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas, terkadang kecelakaan juga bisa saja terjadi. "Itulah pentingnya kampanye ini disampaikan ke orang lain juga," katanya.

Hendrik Ferianto, Instruktur Safety Riding AHM, mengatakan, kecelakaan di jalan raya bisa disebabkan karena dua faktor. Pertama faktor manusia dan yang kedua faktor lingkungan.

Karena itu, menurut Hendrik, kita tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan mengendarai sepeda motor. Namun juga dituntut kedewasaan saat di jalan raya.

"Kebanyakan orang learning by the doing. Padahal etika berkendara juga penting. Lalu emosi juga harus diredam," pintanya.
(mim)
Berita Terkait
Fauzan Tanaka Juri Kompetisi...
Fauzan Tanaka Juri Kompetisi Internasional Safety Riding Honda di Thailand
AHM Resmi Umumkan Harga...
AHM Resmi Umumkan Harga Honda ICON e: dan CUV e:
Ini Jagoan Honda untuk...
Ini Jagoan Honda untuk Melawan Motor Naked Eropa dan Jepang
Menyamai Bengkel Resmi,...
Menyamai Bengkel Resmi, AHM Resmikan Pos AHASS TEFA di Bali
Honda NX125 Saudara...
Honda NX125 Saudara Dekat Vario Berdesain Serba Runcing
DAM Ajak Jurnalis Pelatihan...
DAM Ajak Jurnalis Pelatihan Safety Riding Secara Virtual
Berita Terkini
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved