Toyota, Honda dan Suzuki hentikan produksi di Jepang
Senin, 17 Februari 2014 - 17:58 WIB
Toyota, Honda dan Suzuki hentikan produksi di Jepang
A
A
A
Sindonews.com - Toyota Motor Corp, Honda Motor Co, dan Suzuki Motor Corp hari ini menghentikan produksi di beberapa pabrik Jepang, akibat pengiriman komponen terganggu badai salju.
Dikutip dari Bloomberg, Senin (17/2/2014), juru bicara Toyota Kayo Doi mengatakan, perusahaan menghentikan produksi di pabrik Takaoka, yang membangun Corolla dan mobil IQ, serta pabrik Tsutsumi yang membuat Prius dan Camry.
Produsen mobil Toyota City, yang berbasis di Jepang juga menghentikan produksi di pabrik Motomachi dan Tahara. "Semua pabrik kecuali Tsutsumi baru akan melanjutkan produksi besok," ujar Doi.
Sementara itu, Kumiko Hashimoto, juru bicara Honda mengatakan, perusahaan menghentikan produksi hari ini di pabrik Yorii, Saitama, dekat Tokyo karena badai salju, setelah menghentikan produksi pada 14-15 Februari.
Demikian pula juru bicara Suzuki, Hideki Taguchi melaporkan perusahaannya telah menghentikan produksi di tiga pabrik di Shizuoka. "Badai salju berat telah mengganggu pesawat dan kereta api di Jepang pada beberapa terakhir ini," katanya.
Badan Meteorologi Jepang melaporkan, bahwa salju yang turun di Tokyo pada 14 Februari 2014, memiliki ketebalan 15-20 cm, dengan akumulasi 10 kali lebih tinggi di beberapa wilayah lain. Salju setebal 24 cm juga sempat menutupi Tokyo pada akhir pekan lalu.
Dikutip dari Bloomberg, Senin (17/2/2014), juru bicara Toyota Kayo Doi mengatakan, perusahaan menghentikan produksi di pabrik Takaoka, yang membangun Corolla dan mobil IQ, serta pabrik Tsutsumi yang membuat Prius dan Camry.
Produsen mobil Toyota City, yang berbasis di Jepang juga menghentikan produksi di pabrik Motomachi dan Tahara. "Semua pabrik kecuali Tsutsumi baru akan melanjutkan produksi besok," ujar Doi.
Sementara itu, Kumiko Hashimoto, juru bicara Honda mengatakan, perusahaan menghentikan produksi hari ini di pabrik Yorii, Saitama, dekat Tokyo karena badai salju, setelah menghentikan produksi pada 14-15 Februari.
Demikian pula juru bicara Suzuki, Hideki Taguchi melaporkan perusahaannya telah menghentikan produksi di tiga pabrik di Shizuoka. "Badai salju berat telah mengganggu pesawat dan kereta api di Jepang pada beberapa terakhir ini," katanya.
Badan Meteorologi Jepang melaporkan, bahwa salju yang turun di Tokyo pada 14 Februari 2014, memiliki ketebalan 15-20 cm, dengan akumulasi 10 kali lebih tinggi di beberapa wilayah lain. Salju setebal 24 cm juga sempat menutupi Tokyo pada akhir pekan lalu.
(dmd)