Pemerintah Jepang Serius Garap Pasar Mobil Hidrogen

Minggu, 29 Juni 2014 - 15:24 WIB
Pemerintah Jepang Serius...
Pemerintah Jepang Serius Garap Pasar Mobil Hidrogen
A A A
TOKYO - Jepang serius menggarap pasar mobil bertenaga hidrogen. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, meluncurkan rencana yang akan memacu pertumbuhan teknologi sel bahan bakar jika diterapkan.

Dilansir dari Leftlanenews, Minggu (29/6/2014) dalam rangka mempromosikan pengembangan teknologi sel bahan bakar hidrogen. Konsumen yang membeli akan dapat subsidi serta keringanan pajak dari pemerintah.

Promo tersebut juga berlaku bagi konsumen yang membeli mobil hibrid listrik-bensin. Menurut Reuters, dengan banyaknya mobil listrik di jalan, maka bisa menurunkan harga mobil sel bahan bakar hingga USD20.000 pada 2025.

Abe juga ingin melonggarkan pembatasan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur sel bahan bakar. Menargetkan 100 stasiun pengisian dapat beroperasi di bulan April tahun 2016, yang terletak di pusat kota.

Langkah pemerintah Jepang bertepatan dengan langkah Honda dan Toyota, yang akan memperkenalkan kendaraan sel bahan bakar tahun depan. Meski demikian langkah ini merupakan target jangka panjang.
(dol)
Berita Terkini
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Bukan Garasi Pejabat...
Bukan Garasi Pejabat Biasa: Dua Harley, Tiga Jip Legendaris, dan Rompi Oranye Silmy Karim
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Sejarah Baru Gokart...
Sejarah Baru Gokart Listrik: 4 Pembalap Barcode Gokart Serbu Kejuaraan Dunia di Italia!
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved