Permintaan Mobil Mewah Makin Besar di Negara Dunia Ketiga
Senin, 06 Oktober 2014 - 23:36 WIB
Permintaan Mobil Mewah Makin Besar di Negara Dunia Ketiga
A
A
A
PARIS - Seiring penjualan mobil mewah yang tumbuh subur, produsen merek premium berlomba ke segmen baru untuk menangkap pembeli.
Paris Motor Show menangkap siyal tersebut dengan jelas. Merek premium seolah menyerang sudut baru pelanggan kelas atas dengan harapan nontradisional.
Infiniti meluncurkan konsep fastback ukuran penuh, Q80 Inspiration. Menjadikan mobil ini sebagai awal varian-varian hibrid yang akan mengaspal.
BMW menyajikan seri-2 convertible, sekedar ,melengkapai jajaran baru dengan gimick menarik. Tidak ketinggalan Audi, yang membuka ceruk baru dengan konsep TT Sportback.
Audi berencana untuk menambah setidaknya 10 variasi ke model lineup selama enam tahun ke depan, membawa total portofolio 60 model.
"Secara historis, pasar mobil mewah telah mecapai 10% dari total pasar. Akan bergerak sampai ke 11,4, 11,5% pada 2022 atau 2023. Itulah mengapa kita melihat kesempatan ini," jelas CEO Audi of America Scott Keogh, yang dilansir dari Autonews, Senin (6/10/2014).
Sebagai catatan, penjualan merek mobil mewah AS pada September naik 8% dari tahun lalu, sebesar 144.947 unit.
Pelanggan baru juga akan mengalir ke pasar, khususnya dari China. Bulan ini, Infiniti mulai menawarkan Q70. Model ini dilakukan atas permintaan operasi China Infiniti.
"Ada gelombang baru yaitu konsumen kewirausahaan muda yang ingin sesuatu berbeda dari kendaraan premium tradisional," Kepala Desain Global Infiniti, Alfonso Albaisa.
Albaisa menambahkan, tren konsumen sekarang benar-benar bersedia membayar untuk apa yang mereka inginkan, dan produsen harus siap memberikannya. Infiniti dan Mercedes-Benz juga akan menawarkan sebuah model premium kompak yang dirancang untuk keluarga baru.
Model tersebut setidaknya akan mulai terlihat empat tahun ke depan dari pabrik di Aguascalientes, Meksiko. Membuktikan bahwa segmen premium telah menyebar ke negara-negara dunia ketiga.
Paris Motor Show menangkap siyal tersebut dengan jelas. Merek premium seolah menyerang sudut baru pelanggan kelas atas dengan harapan nontradisional.
Infiniti meluncurkan konsep fastback ukuran penuh, Q80 Inspiration. Menjadikan mobil ini sebagai awal varian-varian hibrid yang akan mengaspal.
BMW menyajikan seri-2 convertible, sekedar ,melengkapai jajaran baru dengan gimick menarik. Tidak ketinggalan Audi, yang membuka ceruk baru dengan konsep TT Sportback.
Audi berencana untuk menambah setidaknya 10 variasi ke model lineup selama enam tahun ke depan, membawa total portofolio 60 model.
"Secara historis, pasar mobil mewah telah mecapai 10% dari total pasar. Akan bergerak sampai ke 11,4, 11,5% pada 2022 atau 2023. Itulah mengapa kita melihat kesempatan ini," jelas CEO Audi of America Scott Keogh, yang dilansir dari Autonews, Senin (6/10/2014).
Sebagai catatan, penjualan merek mobil mewah AS pada September naik 8% dari tahun lalu, sebesar 144.947 unit.
Pelanggan baru juga akan mengalir ke pasar, khususnya dari China. Bulan ini, Infiniti mulai menawarkan Q70. Model ini dilakukan atas permintaan operasi China Infiniti.
"Ada gelombang baru yaitu konsumen kewirausahaan muda yang ingin sesuatu berbeda dari kendaraan premium tradisional," Kepala Desain Global Infiniti, Alfonso Albaisa.
Albaisa menambahkan, tren konsumen sekarang benar-benar bersedia membayar untuk apa yang mereka inginkan, dan produsen harus siap memberikannya. Infiniti dan Mercedes-Benz juga akan menawarkan sebuah model premium kompak yang dirancang untuk keluarga baru.
Model tersebut setidaknya akan mulai terlihat empat tahun ke depan dari pabrik di Aguascalientes, Meksiko. Membuktikan bahwa segmen premium telah menyebar ke negara-negara dunia ketiga.
(dol)