Honda Accord 2013 dan Infiniti EX35 2008 Terancam Di-recall

Kamis, 13 November 2014 - 21:36 WIB
Honda Accord 2013 dan...
Honda Accord 2013 dan Infiniti EX35 2008 Terancam Di-recall
A A A
NEW YORK - Honda Accord 2013 dan Infiniti EX35 2008 terancam di-recall akibat dugaan kegagalan pada sistem power steering electric.

Hal tersebut kini tengah diselidiki Badan keselamatan lalu-lintas jalan raya AS (NHTSA).

Dilansir dari Leftlanenews, Kamis (13/11/2014), keputusan itu dilakukan lantaran NHTSA telah menerima dua pengaduan pada Infiniti EX35 lansiran 2008.

"Sopir yang sedang mengemudi 40 mil per jam menyadari setir tidak berkerja baik. Setelah berhenti, dia baru tahu setir berputar 360 derajat tanpa memutar roda," tulis NHTSA dalam keterangan resmi.

Penyelidikan kedua, difokuskan pada Honda Accord 2013 menerima 24 pengaduan masalah yang sama dengan Infiniti.

Empat dari pengajuan menyatakan, bahwa cacat sistem disebabkan oleh tabrakan crash dengan kecepatan kurang dari 30 mph.

Beberapa pemilik menyarankan teknisi Honda menerapkan pembaruan perangkat lunak untuk memperbaiki masalah.

Tapi setelah dari bengkel, pemilik melaporkan lampu peringatan "EPS" menyala, sehingga menyebabkan matinya semua bantuan power-steering.

NHTSA sekarang mencoba menentukan, apakah laporan tersebut menjamin penyelidikan lebih lanjut atau justru harus melakukan recall.
(dyt)
Berita Terkini
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Hadir di PRJ 2026, Jajaran...
Hadir di PRJ 2026, Jajaran Motor Listrik Yadea Siap Tebar Pesona
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved