Cara Nissan Pertahankan Harga Lama

Senin, 16 Maret 2015 - 11:56 WIB
Cara Nissan Pertahankan...
Cara Nissan Pertahankan Harga Lama
A A A
JAKARTA - Nissan Motor Indonesia (NMI) menilai, jika imbas penguatan dollar terhadap rupiah dilimpahkan kepada konsumen dengan serta-merta menaikkan harga jual maka hal tersebut tidak adil. Saat ini, langkah yang paling tepat ialah dengan cara cost reduction.

"Cara mengerem efek dollar tidak hanya menaikkan harga. Pabrikan punya alternatif bernama cost reduction. Kita kerja keras supaya supplier menemukan solusi produksi parts dengan harga dan kualitas sama," ujar GM Marketing Strategy & Product Planning NMI Budi Nur Mukmin.

Dengan demikian, lanjut Budi, pihaknya dalam hal ini merek Nissan dan Datsun belum punya rencana menaikkan harga jual produknya. Jika pun nantinya ada skenario harus menaikkan harga jual, maka akan tergantung pada nilai TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) tiap model.

"Tergantung mobilnya apa? Grand Livina lokalnya sudah 70-80%, X-Trail baru 40%. Sedangkan untuk mobil baru antara 30-40%, tapi seiring waktu kita bekerja agar komponen lokalnya lebih tinggi, sehingga ada cost reduction itu tadi," imbuhnya.

President Director PT NMI Steve Adrianto, menjelaskan, jika ada kenaikan harga, maka jumlah kenaikan paling tinggi akan dirasakan segmen premium. Karena segmen ini memiliki TKDN paling kecil.

Sementara untuk level medium dan low kenaikan harga tidak terlalu tinggi. Karena dua segmen ini memiliki TKDN paling besar. Komponen yang harus didatangkan dari luar negeri lebih sedikit.

"Terus terang, untuk Serena dan X-Trail yang harganya Rp400 jutaan ke atas dan volumenya kecil, lokal kontennya tidak bisa banyak. Biasanya sekitar 20% sampai 30%, berarti 70% komponen lain harus impor," pungkasnya.

Sebagai catatan, tahun ini Nissan menargetkan penjualan seluruh model sebesar 40 ribu unit. Angka tersebut sama seperti target 2014, dimana penjualan terbesar disumbang Grand Livina dengan total pencapaian 20 ribu unit.
(dyt)
Berita Terkait
Mitigasi Dampak Kenaikan...
Mitigasi Dampak Kenaikan Iuran JKN
Riset Terbaru Soal Dampak...
Riset Terbaru Soal Dampak Kenaikan Tarif Ojol
Tangkal Dampak Sanksi...
Tangkal Dampak Sanksi Barat, Rusia Kurangi Penggunaan Dolar AS
Sri Mulyani Cemas dengan...
Sri Mulyani Cemas dengan Dampak Kenaikan Harga Komoditas
Respons Cepat Ganjar...
Respons Cepat Ganjar Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM
Dampak Kenaikan Tarif...
Dampak Kenaikan Tarif Ojol, Ini Kata Para Driver
Berita Terkini
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
1 jam yang lalu
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
4 jam yang lalu
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
5 jam yang lalu
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
7 jam yang lalu
Seragam Baru Teknisi...
Seragam Baru Teknisi Suzuki: Bukan Sekadar Ganti Baju, Tapi Revolusi Layanan Purna Jual!
1 hari yang lalu
Elon Musk Minta Dalang...
Elon Musk Minta Dalang Pengrusakan Dealer Tesla Ditangkap, Sebut Aksi Protes Sebagai Terorisme Domestik Skala Luas!
1 hari yang lalu
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved