Ditekan AS, Bos Huawei Sebut China Jadi Pusat Inovasi 30 Tahun ke Depan

Minggu, 02 Agustus 2020 - 09:09 WIB
"Kita harus menghargai setiap anak karena saya tidak tahu anak mana yang akan menyalakan percikan dunia," ujar Ren.

Ketika dia datang ke Universitas Tenggara, ditemukan fakta ada banyak profesor yang duduk di deretan bangku di hadapannya. Mereka ini dianggap sebagai harapan China. (Baca juga: Bos Milan Semangat Puji Ibra Setelah Cetak Sejarah di Serie A: Dia Sang Juara! )

Sejarah 5.000 tahun China telah meninggalkan budaya pertanian dan membaca yang berharga. Semua orang tua berharap anak-anak mereka akan belajar. Ren Zhengfei berharap, dalam 20 hingga 30 tahun mendatang, negaranya menjadi pusat inovasi.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!