Sistem Kerja Disebut Jadi Faktor Utama Daihatsu Mudah Melakukan Pemalsuan
Rabu, 03 Januari 2024 - 11:50 WIB
Daihatsu hentikan pengiriman mobil di seluruh dunia akibat skandal pemalsuan data keselamatan. FOTO/ THE JAPAN TIMES
TOKYO - Kasus pemalsuan data keselamatan Daihatsu turut menyoroti budaya kerja di Daihatsu yang dinilai rentan pelanggaran. Sehingga menurut tim ivestigasi pelanggaran bisa dilakukan dengan mudahnya.
BACA JUGA - Hasil Investigasi Buktikan Daihatsu Sengaja Menyepelekan Keselamatan Konsumen
Dalam isi laporan Tim Investigasi yang didapatkan SINDOnews, budaya kerja yang tidak sehat di organisasi Daihatsu, lemahnya komunikasi dan koordinasi internal antar eksekutif dari departemen lain menjadi alasan mudahnya pemalsuan dokumen dilakukan Daihatsu.
Tak hanya itu, menurut laparan investigasi budaya menyalahkan orang lain ketika proyek gagal, kurangnya staf menyebabkan semua staf melakukan banyak tugas dalam waktu bersamaan, dan budaya tidak peduli tentang kondisi sekitar selama pekerjaan.
BACA JUGA - Hasil Investigasi Buktikan Daihatsu Sengaja Menyepelekan Keselamatan Konsumen
Dalam isi laporan Tim Investigasi yang didapatkan SINDOnews, budaya kerja yang tidak sehat di organisasi Daihatsu, lemahnya komunikasi dan koordinasi internal antar eksekutif dari departemen lain menjadi alasan mudahnya pemalsuan dokumen dilakukan Daihatsu.
Tak hanya itu, menurut laparan investigasi budaya menyalahkan orang lain ketika proyek gagal, kurangnya staf menyebabkan semua staf melakukan banyak tugas dalam waktu bersamaan, dan budaya tidak peduli tentang kondisi sekitar selama pekerjaan.
Lihat Juga :