Toyota Ekspor 285.000 Unit Mobil Sepanjang 2023, Model Hybrid Jadi Andalan

Rabu, 10 Januari 2024 - 22:11 WIB

Veloz dan Fortuner Terbesar

Veloz dan Fortuner tercatat sebagai kendaraan pabrikan TMMIN yang menyumbangkan performa ekspor dengan total lebih dari 106 ribu unit kendaraan selama setahun kebelakang.

Selain melakukan ekspor kendaraan utuh, Toyota Indonesia juga melakukan ekspor kendaraan dalam bentuk terurai (CKD), ekspor mesin, komponen dan alat pendukung produksi (dies & jigs).

Toyota Indonesia telah memulai produksi secara lokal produk elektrifikasi melalui Kijang Innova Zenix serta Yaris Cross hybrid dengan baterai yang merupakan komponen inti dari teknologi elektrifikasi ini dirakit di Pabrik Karawang Plant 1.

“Tahun ini, potensi ekspor kendaraan elektrifikasi Toyota Indonesia mencapai total 9.400 unit,” imbuh Wakil Presiden Direktur PT TMMIN Bob Azam.

Menurut Bob, pihaknya melakukan beragam aktivitas ekspansi demi mengoptimalkan kinerja ekspor. “Misalnya menambah negara tujuan ekspor ke pasar non tradisional serta diversifikasi model ekspor kendaraan seperti Fortuner cash carrier ke Vietnam dan Fortuner Escort ke Palau,” ungkapnya.

Baca Juga: 2 Pabrik TMMIN Diganjar Penghargaan Ramah Lingkungan dari LKHK

Target 300.000 Unit di 2024

Tapi, bagaimana dengan 2024? Nandi menyebut, 2024 jadi tahun menantang karena masih dibayang-bayangi ketidakpastian ekonomi dunia. Sejumlah lembaga dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada level 5%. “Kami menargetkan kinerja ekspor kendaraan T-brand dapat menyamai level yang sama di tahun 2023 atau naik 3% menyentuh level 300 ribu unit,” ungkap Nandi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!