Truk Listrik Bakal Dapat Insentif, tapi Nggak Ada Produsen yang Tertarik

Kamis, 14 Maret 2024 - 11:04 WIB
Kendati begitu, sejumlah produsen kendaraan komersial yang sudah lama berjualan di Indonesia masih enggan membawa truk listrik. Sejumlah faktor menjadi penyebabnya, salah satunya adalah infrastruktur yang belum memadai.

Santiko Wardoyo selaku Chief Operating Officer atau COO PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) mengatakan pihaknya belum tertarik membawa produk elektrifikasinya. Padahal, mereka memiliki truk listrik bernama Hino Dutro EV.

“Truk listrik itu kan butuh infrastruktur yang memadai, kecuali kalau bus TransJakarta, kan dia muter disitu-situ saja. Tapi kalau misalnya saya dari Jakarta ke Surabaya, nge-charge-nya di mana? Iya kan? Itu,” kata Santiko di JCC, Jakarta Pusat.

Attias Asril, Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) juga menyambut baik keputusan pemerintah memberikan insentif truk listrik. Tapi, ia meminta pemerintah bisa memastikan kesiapan infrastrukturnya.

“Itu bagus untuk mendorong industri komersial Indonesia agar segera mengeluarkan produk EV-nya. Tapi kembali, masyarakat dan pengguna butuh kesiapan infrastrukturnya. Karena mereka nggak hanya beli truknya. Truk kan untuk bisnis, jadi nggak bisa berhenti. Kalau itu inline semua, saya rasa positif," ujar Asril.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!